4 Buah Sehari-hari yang Tersembunyi di Balik Racunnya
UbiNews Walaupun buah pada umumnya dianggap sebagai makanan yang menyehatkan dan bernutrisi, tetapi ada beberapa tipe buah yang memiliki zat beracun dan bisa membahayakan tubuh bila dimakan secara berlebihan.
Bagaimana rasanya buah-buahan tersebut yang memiliki kandungan racun?
Belimbing Kuning
Belimbing kuning ( Averrhoa carambola Merupakan buah favorit di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara, buah ini menawarkan rasa manis dan asam yang segar.
Buah tersebut memiliki kalori yang rendah, kandungan serat yang tinggi, serta dipenuhi dengan vitamin C.
Namun, belimbing kuning sebenarnya memiliki kandungan zat racun bernama asam oksalat dengan kadar tinggi.
Asam oksalat bisa menarik kalsium di dalam tubuh dan menciptakan batu ginjal pada individu dengan masalah hati ginjal.
Memakan terlalu banyak belimbing kuning bisa mengakibatkan gangguan pada ginjal, kontraksi otot, hingga kematian, sesuai laporan tersebut. The National Kidney Foundation.
Ceri
Ceri ( Prunus avium Buah tersebut sangat terkenal pada musim panas. Rasanya manis dengan sentuhan asam yang segar.
Sesungguhnya, bagian berbahaya pada buah ceri adalah bijinya. Harap waspada ketika mengejawantahkan buah ini. Bila biji dicampakkan dan hancur, secara instan dapat memproduksi hidrogen sianida.
Gejalanya yang ringan mencakup sakit kepala, meriang, kebingunan, serta mual dan muntah.
Dosis yang lebih tinggi bisa mengakibatkan peningkatan tekanan darah, kesulitan dalam bernafas, kegagalan pada organ ginjal, bahkan berujung pada kematian, sebagaimana diambil dari sumber web tersebut. Healthline.
Tomat
Lagi pula, bukan bagian yang umum kita konsumsi yang berbahaya, tetapi daun dan batangnya yang toxic.
Tomat ( Solanum lycopersicum Mengandung senyawa bernama glikoalkaloid, yang dapat memicu kecemasan serta nyeri perut parah.
Daun serta batang tanaman tersebut, meski kadang dipakai dalam memasak untuk menambah cita rasa, perlu dilepaskan sebelum dikonsumsi.
Apel
Mengonsimsi Apel ( Malus domestica Sebenarnya tidak masalah, asalkan Anda tidak memakannya bersama bijinya. Sama seperti buah ceri, apel juga memiliki glikosida sianogenik yang bisa berubah menjadi racun sianida, demikian menurut situs tersebut. Medical News Today .
Mengonsumsi satu atau dua buah biji apel tanpa disadari, atau minum jus yang tercampur dengan sejumlah kecil biji apel halus, umumnya tidak akan menyebabkan masalah.
Tetapi bila Anda memakan banyak biji apel, akan terjadi dampak yang lain.
Sebagian orang mungkin meninggal akibat mengonsumsi biji apel secara berlebihan, namun peluangnya sangat tipis.
Komentar
Posting Komentar