6 Tip Hemat Ala Warren Buffett: Nikmati Kemudahan Hidup Tanpa Perlu Berkorban
JAKARTA, UBINews - Sang pemegang saham besar serta CEO dari Berkshire Hathaway termasuk jajaran orang paling berada di planet ini.
Kekayaan Warren Buffett mencapai mencapai 160,3 miliar dollar AS atau setara sekitar Rp 2.626 triliun (asumsi kurs Rp 16.382 per dollar AS) menurut data Forbes.
Dari segi belanja, Warren Buffett tidak seperti miliarder pada umumnya. Sebaliknya dari pembelian berbagai barang yang diidamkannya, ia masih sangat menjunjung tinggi nilai uang tersebut.
Sebenarnya, prinsip hemat Buffett sangatlah praktis hingga orang biasa pun bisa merasakan manfaatnya.
Berikut adalah beberapa kiat hemat uang untuk biaya harian ala Buffett, dengan tetap memastikan bahwa Anda memiliki segala kebutuhan terpenuhi, seperti yang diambil dari Nasdaq , Kamis (20/3/2025).
1. Fokus pada nilai
Walaupun sudah mapan secara finansial, Buffett tak memedulikan merek-merek populer.
Sebagai contoh, dia terkenal memilih untuk mendapatkan kendaraan bekas yang mengalami kerusakan ringan dan memperbaikannya dengan pengeluaran yang jauh lebih rendah dibandingkan membeli sebuah mobil baru.
Anda bisa mengimplementasikan prinsip ini ke dalam anggaran rutin dengan memilih barang-barang berkualitas tinggi yang memiliki spesifikasi sesuai kebutuhan Anda. Hal tersebut mungkin melibatkan penekanan lebih kepada produk-produk dari merek lokal daripada merk internasional populer.
Apa pun itu, berfokus pada nilai memastikan Anda menggunakan uang Anda sejauh mungkin ke arah yang benar.
2. Bersikap kreatif
Ketika anak pertama Buffett lahir, ia mengubah laci lemari menjadi ranjang bayi untuk menghemat biaya pembelian. Pola pikir kreatif ini juga dapat diterapkan pada pengeluaran sehari-hari.
Sebagai contoh, apabila Anda merombak kembali ruang tamu, cobalah cari benda-benda bekas yang masih layak pakai. Dengan cara ini, Anda bisa melengkapi ruangan tanpa biaya alias gratis, atau hanya perlu membayar sejumlah kecil uang daripada harus mengeluarkan banyak dana untuk membeli segala sesuatunya dari toko.
3. Prioritaskan mutu lebih dari jumlah
Terdapat perbedaan antara pembelian dengan harga rendah dan menerima harga yang terjangkau.
Misalnya, dalam suratnya tahun 1989 kepada pemegang saham Berkshire Hathaway, Buffett menulis, "Jauh lebih baik membeli perusahaan yang bagus dengan harga yang wajar daripada perusahaan yang wajar dengan harga yang bagus."
Ingatlah hal ini saat berbelanja. Suatu barang mungkin memiliki harga terbaik, tetapi jika kualitasnya rendah, lebih baik membayar lebih untuk produk yang benar-benar sepadan dengan uang Anda.
4. Batasi makan di luar
Buffett mempunyai dana cukup untuk berdining out dimana saja dia mau tiap malam sepanjang minggu, namun dia tak melakukan itu. Malahan, dirinya lebih suka bertahan di rumah dan merasakan hidangan biasa.
Dalam bukunya tentang kehidupan Warren Buffett berjudul "The Snowball: Warren Buffett dan Bisnis Kehidupan," Alice Schroeder mencatat kutipan dari Buffett sendiri, dia berkata, "Saya senang memakan sesuatu dengan terus-menerus. Saya bisa menikmati sandwich daging asap sebagai sarapan saya tiap hari secara berturut-turut selama 50 hari lamanya."
Tidak ada yang salah dengan merayakan malam, asalkan masih dalam batas anggaran dan dilakukan dengan porsi sewajarnya.
5. Jangan mengejar tren
Saat sesuatu hanya populer untuk sementara waktu, umumnya ia tak akan bertahan lama. Maka wajar bila Buffet memang jarang ikut-ikut dalam mengikuti arus pasar yang sedang trendi.
Mendekati puncak era booming teknologi di tahun 1999, dia menyatakan bahwa "Pentingnya investasi tidak terletak pada besarnya dampak sebuah industri terhadap masyarakat, melainkan lebih kepada mengukur unggul kompetitif dari suatu perusahaan khusus tersebut."
Konsep ini bisa langsung diaplikasikan ke dalam rutinitas belanja harian. Alih-alih memborong semua produk populer yang berharga tinggi, lebih baik pilih item-classic yang harga terjangkau namun telah terbukti kualitasnya.
6. Manfaatkan diskon
Meski demikian, Buffett sangat menghargai potongan harga yang baik. Dia pernah menuturkan, "Apakah itu saham ataupun kaos kaki, saya senantiasa tertarik untuk membeli sesuatu dengan kualitas terbaik ketika sedang dalam promosi."
Metode efektif untuk menjaga disiplin dalam mengikuti anggaran adalah dengan mencari penawaran khusus yang membolehkan Anda memiliki barang bermutu tinggi tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.
Komentar
Posting Komentar