8 Kebijakan Misterius di Dalam Mobil: Sarung Batik Bocorkan Rahasia Kerangka Manusia

UbiNewsSURABAYA - Bukti fisik berupa satu lembar kain saroong yang diamankan dari dalam kendaraan membantu mengungkap identitas penemuan rangka manusia di dalam mobil yang diparkir di area polisi kelurahan Ujungpangkah, Gresik.

Sarung itu mirip dengan milik ODGJ yang sering lewat. ODGJ tersebut sering jalan kaki di wilayah Banyuurip Ujungpangkah.

Ini dikemukakan oleh Mohammad Latif sang pemimpin Pondok Pesantren Raudlatul Hikmah di Ujungpangkah.

Sarung bermerek BKS tersebut berada di dalam mobil bersama-sama dengan rangka manusia yang telah menjadi tulangan belakang.

Latif panggilannya yang familiar sekali dengan pola pada sarung itu.

Identitas Struktur Tubuh Dalam Kendaraan Milik Aipda Yudi Setiawan Terungkap Sebagai Lelaki, Beginilah 4 Metode Kepolisian untuk Mengungkapnya

"Mengenakan kain sarong dengan corak batik yang umumnya dipasangkan di bahu, tanpa menggunakan pakaian lain. Terakhir kali saya melihat hal tersebut pada bulan Oktober," jelasnya.

Dari Oktober 2024 sampai Maret 2025, orang dengan gangguan jiwa itu telah kehilangan penglihatannya dan mulai berjalan kaki.

Biasanya juga riwa-riwi di depan Polsek Ujungpangkah. Berdasarkan hasil identifikasi awal, kerangka manusia tersebut adalah seorang laki-laki.

"Gila orang ini, mas bro. Biasanya mondar-mandir di sekitar Polsek (Ujungpangkah)," katanya.

Terkadang, penduduk memberi makan kepada orang dengan gangguan jiwa itu.

Suasana Aspol Polsek Ujungpangkah Gresik, Lokasi Temuan Kerangka Manusia dalam Mobil

Diketahui Polres Gresik sudah melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta memasang garis polisi di Asrama Polisi (Aspol) Polsek Ujungpangkah.

Tim Dokter Forensik Polda Jatim (Spesialis forensik dr Tuti Purwanti SpFM dan dari RS Ibnu Sina dr Nily Sulistyorini SpFM sudah datang ke lokasi.

Temuan awal para ahli forensik menunjukkan bahwa:

  1. Jenazah berupa kerangka tanpa ada barang melekat.
  2. Sarung merek BKS dengan corak kotak berwarna cokelat
  3. Kuantitas total dari struktur rangka yang utuh tidak menunjukkan adanya bukti penyiksaan.
  4. Jaringan lunak hancur
  5. Karakteristik: rambut hitam lurus dengan panjang 7 cm, tulang jari tangan kiri yang melengkung, tulang jemari telunjuk di tangan kanan juga melengkung, gigi depan atas berbentuk seperti tonjolan, serta kehilangan semua gigi geraham baik di sisi kanan maupun kiri sebelum meninggal (bogang).
  6. Estimasi panjang tubuh (dari tulang paha dan tibia kiri) adalah 153-163 cm.
  7. Pemeriksaan lebih lanjut meliputi tes deteksi racun dan analisis DNA dari tulang selangka kiri
  8. Usia perkiraan berdasarkan pemeriksaan gigi dan tulang adalah sekitar 50 hingga 60 tahun.

"Satuan Reskrim Polres Gresik sudah mengecek beberapa saksi di area sekitar asrama, sedangkan Propam Polda Jawa Timur telah mengadakan pemeriksaan untuk pemilik kendaraan yang jarang dipakai," jelas Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu.

Kasus Rangka Manusia dalam Kendaraan Baru-baru Ini, Polres Gresik Ungkap Detail Temuan Forensiknya

Selanjutnya dilakukan inspeksi pada kendaraan yang telah Rusak berkepanjangan, dan ternyata benar bahwa kendaraan itu adalah milik Aipda Yudi. Laporan forensis akan diberitahukan sesegera mungkin setelah proses analisis DNA selesai.

"Hasil dari analisis forensik ini nantinya akan dibandingkan dengan karakteristik individu yang biasanya berkunjung ke Aspol Ujungpangkah. Jika Anda memiliki informasi tentang temuan tulang manusia, mohon laporkan hal tersebut kepada Kepolisian Sektor atau Sat Reskrim Polres Gresik," imbuhnya demikian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Protest Erupts: Demonstrators Storm Education Ministry, Call for FUOYE VC's Suspension Over Sexual Harassment Claims