Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dengan 7 Days Challenge Dr. Zaidul Akbar
Memiliki postur tubuh sempurna pasti menjadi keinginan semua orang. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila banyak individu mencoba berbagai jenis pola makan, demi menurunkan bobot dan tampil lebih ramping.
Di tengah masyarakat Indonesia saat ini, telah bermunculan berbagai macam diet guna mengurangi berat badan. Akan tetapi, ironisnya, masih terdapat pula orang-orang yang nih Yang masih bingung tentang pola diet yang sehat dan tepat. Sebenarnya untuk mencapai keberhasilan, diet yang dijalankan perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh setiap orang.
Nah , untuk Mama dan Papa yang bercita-cita mengurangi berat badan, dapat mencoba metode diet ini: 7 days challenge Ala Dr. Zaidul Akbar, sang pendiri Jurus Sehat Rasulullah (JSR), mengungkapkan metode sederhana untuk menjaga kebugaran tubuh serta menurunkan berat badan. Menurunya, praktek ini cukup dijalankan dengan konsistensi selama tujuh hari saja. lho !
Bagaimana caranya? Berikut UbiNews sediakan detail lebih lanjut, menurut sumber di kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official . Simak, yuk!
1. Batasi atau lepaskan diri dari makanan berupa nasi putih
Mengikuti saran Dr. Zaidul Akbar, langkah awal yang perlu diambil adalah membatasi atau menghindari konsumsi nasi putih.
“Satu minggu saja, Anda kurangi atau bahkan stop nasinya,” ungkap dr. Zaidul Akbar dalam salah satu video di kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official.
Nasi putih, sesuai dengan pengetahuan umum, adalah penyedia karbohidrat bagi tubuh. Tetapi, jangan lupa bahwa bukan cuma nasi putih saja sebagai sumber karbohidrat, Bu, Bapak. Ada pilihan lain seperti singkong, talas, ubi, ataupun kentang yang juga dapat dijadikan asupan harian dalam memenuhi kebutuhan karbohidrat Anda.
2. Jauhi makanan yang berbahan dasar tepung terigu
Kemudian dia menyatakan untuk berakhirnya konsumsi produk makanan yang menggunakan bahan tepung gandum.
"Setop konsumsi semua jenis makanan yang mengandalkan tepung terigu selama satu minggu," katanya.
Terigu adalah komponen utama dalam berbagai jenis masakan yang kita makan setiap hari. Bahan tersebut umumnya digunakan untuk membuat mie, pasta, ataupun roti. Memang benar bahwa terigu mengandung jumlah kalori serta karbohidrat yang cukup besar tetapi kaya akan serat dan protein justru kurang. Hal itu harus dielakkan saat sedang melakukan program penurunan berat badan.
3. Jauhi makanan yang diproses dengan menggunakan minyak
Dokter Zaidul Akbar menekankan pentingnya membatasi serta menjauhi segala jenis makanan yang diproses melalui penggorengan atau menggunakan minyak.
Banyak jenis hidangan yang dimasak dengan teknik penggorengan, menampilkan kualitas kekrispyannya atau keteguhan dalam rasa dan teksturnya. Karena itu, bisa jadi cukup susah untuk berhenti memakannya begitu mencicipi.
Namun perlu diingat ya, bahwa terdapat faktor risiko kesehatan yang mungkin terjadi jika kita sering mengonsumsinya. Diantaranya risiko penyakit kardiovaskular, diabetes, kanker, hingga kenaikan berat badan. Sehingga saat menjalankan diet sebaiknya kita menghindari makanan tersebut ya!
4. Hindari barang-barang yang memiliki komposisi gula pasir, garam atau pengharum makanan.
Agar program penurunan berat badan sukses, dalam waktu tujuh hari penuh sebaiknya hindari makanan atau minuman yang memiliki kandungan gula halus, garam, serta perasa buatan.
Memakan makanan atau minuman yang tidak menggunakan garam maupun gula dapat menyebabkan cita rasanya menjadi kurang enak. Terlebih lagi sering kali nafsu makan akan berkurang ketika kita mencicipi sesuatu tanpa penambahan gula, garam, ataupun perasa buatan.
Namun perlu diingat bahwa memakan makanan serta minuman dengan kadar gula atau garam yang tinggi dapat berdampak negatif pada kesehatan tubuh.
5. Memotong konsumsi atau menghindari sepenuhnya produk pangan yang sudah dikemas industrially
"Anda mengurangi atau berhenti konsumsi makanan yang sudah dikemas. Ini merupakan metode termudah untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan tubuh kita," jelasnya.
Lebih baik ketika sedang melakukan diet, kita berhenti memakan makanan yang sudah diolah dan dikemas. Justru, harus meningkatkan asupan makanan sehat dan fresh seperti buah-buahan serta sayuran.
6. Mengalihkan protein hewani ke protein tumbuhan
Bagi poin tersebut, dr. Zaidul Akbar tak berharap kita menyingkirkan konsumsi protein hewani sepenuhnya. Akan tetapi, dia mengedukasi kita agar terbiasa memiliki gaya hidup sehat, di antaranya adalah dengan membatasi asupan daging.
Mulai sekarang, kamu bisa ganti sumber protein hewani dengan sumber protein nabati. Ada banyak sumber protein nabati yang bisa dikonsumsi diantaranya tahu, tempe, edamame dan kacang almond.
7. Hindarilah susu sapi serta turunannya
Terakhir, Dr. Zaidul Akbar menegaskan bahwa agar tubuh tetap sehat dan berat badan dapat dikendalikan, seseorang harus menghilangkan susu sapi dari diet mereka. Selain itu, dia juga menganjurkan untuk tidak memakan produk turunan susu sapi seperti keju, mentega, yoghurt, permen, serta es krim.
Apabila kita sukses melewatkan konsumsi makanan atau minuman yang memiliki kandungan susu, maka secara bertahap kondisi fisik akan menjadi lebih baik serta mencapai bobot badan yang diinginkan dapat terwujud dengan sederhana.
Berikut ini adalah langkah-langkah dari tantangan diet 7 hari versi Dr. Zaidul Akbar yang dianggap dapat membantu penurunan berat badan. Apakah Mama atau Papa ingin mencoba metode ini?
- Efektif, 3 Ramuan JSR untuk Program Diet karya Dr. Zaidul Akbar
- Bakso Makanan yang Mengkhawatirkan, Ini Kata Dr. Zaidul Akbar
- Resep Minuman Segar dari Dr. Zaidul Akbar, Cocok untuk Yang WFH Tapi Kurang Berenergi
Komentar
Posting Komentar