City Jual Calon Pengganti Haaland Seharga Rp233 M, Sekarang Dia Lebih Hebat dari Foden di Bawah Asuhan Guardiola

UbiNews Setelah meraih enam dari tujuh gelar Liga Primer terakhir, Manchester City dengan lapang dada mengizinkan juara liga beralih ke tim lain musim ini, sementara kualitas superior yang umumnya dipertontonkan oleh Pep Guardiola yang sombong menunjukkan penurunan.

Menempati peringkat ke-empat dan meraih juara Piala FA bisa jadi obat penawar yang tepat, sebab tim Kota Manchester sepertinya sudah mempersiapkan skenario untuk kampanye mendatang, terbukti dengan investasi mereka dalam merekrut empat pemain tambahan di bulan Januari.

Tidak kalah mengerikan, Manchester City sudah memperpanjang kontrak Erling Haaland selama sembilan setengah tahun. Pemain berumur 24 tahun ini sepertinya akan bertahan lama di klub meski tim tengah alami kesulitan pada musim 2024/25.

Telah mengemas 118 gol di dalam 136 laga bersama The Citizens, sang bomber asal Norway itu nampaknya bakalan tetap merengkuh berbagai catatan prestasi, serta sepertinya tidak dapat dicegah bahwasanya dia akan menyamai rekord Sergio Aguero sebagai topskorers sepanjang zaman bagi tim tersebut.

* Cara perbandingan Haaland dengan para legenda Liga Premier Manchester City

Meski belum menuntaskan musim ketiganya di Liga Sepak Bola Inggris, eks pemain Borussia Dortmund tersebut sudah mengemas total gol yang memukau, yaitu sebanyak 83 gol dalam 93 penampilan di kompetisi liga utama.

Pep Guardiola Dapat Mengabaikan De Bruyne dengan Menampilkan Sang Ahli Assisten dari Manchester City berumur 17 Tahun

Manchester City Berencana Mendatangkan Pemain Ruben Amorim Sudah Mengajukan Permohonan ke Man United Untuk Menandatangani Nya

Saat berkarir sekarang, eks bintang Molde tersebut mungkin sedang mengukur kesempatan dirinya untuk menembus rekor milik Aguero. Pemain asal Argentina yang sangat produktif ini telah menyumbangkan 184 gol di Liga Premier serta meraih total 260 gol bagi timnya.

Saat ini, hanya Aguero dan Raheem Sterling yang mengungguli Haaland dalam hal jumlah gol yang dicetak pemain City di era Liga Primer, dengan pemain Inggris itu mencetak 91 gol di liga selama tujuh tahun bermain di Etihad.

Sementara itu, Kevin De Bruyne berada di posisi keempat, dengan 70 gol liga untuk klub tersebut.

Di antara sepuluh besar juga terdapat bintang tim utama saat ini, Phil Foden, dengan 61 gol, dengan playmaker Inggris itu diapit oleh dua pemain hebat era modern, Yaya Toure dan David Silva.

Mungkin juga tidak mengejutkan melihat Gabriel Jesus dan Carlos Tevez keduanya tampil, karena meski keduanya bukanlah pemain utama di era mereka masing-masing, mereka berkontribusi secara efektif sebagai bagian dari lini depan City yang tangguh.

Perihal hal yang sama bisa diterapkan pada sosok tanpa cela lainnya, Edin Dzeko. Sang legenda Bosnia ini masih meneruskan pencapaian gemilang meski sudah lama meninggalkan Manchester.

* Man City sudah menjual Haaland asli mereka

Beradaptasi dengan kehidupan di Liga Premier setelah meninggalkan Bundesliga jarang berjalan mulus, tanyakan saja pada Timo Werner, Kai Havertz, dan Jadon Sancho, antara lain.

Meskipun demikian, Haaland beralih dengan lancar dan terus meneruskan tren positifnya dari periode sebelumnya di Dortmund, di mana ia sukses menyumbangkan 86 gol hanya dalam 89 pertandingan saat berada di Jerman.

Ancaman senilai 6 kaki 4 inci tersebut kemudian meniru langkah Dzeko seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Di sini, penyerang berpengalaman ini mirip dengan Haaland dalam beberapa hal, usai meninggalkan Wolfsburg—di mana dia sukses mencetak 85 gol dari 142 pertandingan—untuk pindah ke Manchester City pada Januari 2011.

Sesuai dengan apa yang diamati sang pelatih dari Norwegia, terus menerus mencetak gol di Inggris cukup mudah bagi Dzeko. Penyerang senilai £27 juta ini berhasil mengumpulkan lebih dari sepuluh gol liga dalam tiga dari empat musim lengkapnya bersama tim tersebut.

Walaupun Aguero memang bisa dianggap sebagai talisman serangan tanpa keraguan, penyerang asal Sarajebo ini juga merupakan pendukung yang luar biasa, sebab dia adalah orang yang mencetak gol penyama skor untuk Manchester City dalam pertandingan legendaris tersebut menghadapi Queens Park Rangers.

Setelah dipbatas dengan peranan yang amat terbatas di musim terakhirnya bersama tim tersebut, di mana dirinya cuma mengemas empat gol di kompetisi liga.

Dzeko dijual ke Roma senilai £11 juta atau setara dengan Rp233 miliar, yang mencakup biaya peminjaman - terjadi pada tahun 2016, sesudah ia menjalani masa peminjaman satu musim di Stadio Olimpico.

Berkat keahliannya, penembak jitu handal ini sudah bersinar dimana saja sejak saat itu dan mengumpulkan total 72 gol untuk Manchester City setelah membukukan 119 gol di Roma. Sebelum bergabung dengan pesaing Serie A lainnya, Inter, dia juga sukses menyumbangkan 34 gol lagi.

Kini sebagai anggota tim Fenerbahce yang dilatih oleh Jose Mourinho, sang atlet berumur 38 tahun ini tetap menampilkan performa luar biasa dengan mengemas 61 partisipasi dalam pencapaian gol hanya dari 87 pertandingannya bersama klub sepak bola di Turki tersebut, termasuk menyumbangkan 19 gol di seluruh ajang kompetitif saat musim 2024/25.

Agar memberi gambaran, hanya Haaland yang melebihi angka tersebut di Stadion Etihad. Phil Foden menempati urutan kedua dengan total 10 gol, sementara Jeremy Doku dan James McAtee menyumbang sebanyak enam gol untuk menduduki peringkat ketiga secara bersamaan.

Pemain terbaik atau pemain dengan performa paling rendah sudah pergi dari tim, tapi apakah kini mereka sedang melakukan? Artikel ini adalah bagian dari rangkaian cerita "Where Are They Now" oleh Football FanCast.

Tidak berarti City merasa dirugikan oleh keluarnya Dzeko, namun setelah menyaksikannya sukses mencetak gol di lini depan lawan, mungkin tim dapat menggunakan 'Haaland sejati'-nya dengan cara yang lebih konsisten.

* Penjaring gol terbanyak Manchester City di Liga Primer

Pemain

Sasaran

Sergio Aguero

184

Raheem Sterling

91

Erling Haaland

83

Kevin De Bruyne

70

Yaya Toure

62

Pemain Phil Foden

61

David Silva

60

Carlos Tevez

58

Gabriel Yesus

58

Edin Dzeko

50

Angka melalui 11v11

(UbiNews)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Protest Erupts: Demonstrators Storm Education Ministry, Call for FUOYE VC's Suspension Over Sexual Harassment Claims