Eks Teman Setim Patrick Kluivert di Barca Prediksi Indonesia Akan Gunakan Formasi Ini
Timnas Indonesia akan bermain di kandang Timnas Australia dalam pertandingan Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk wilayah Asia.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Sepak Bola Sydney, Australia, Kamis (20/3/2025) pukul 16.10 WIB.
Ini adalah laga perdana Tim Nasional Indonesia sejak ditangani oleh pelatih Patrick Kluivert.
Pemain sepak bola terkenal asal Belanda tersebut dipilih untuk mengambil alih jabatan Shin Tae-yong bulan Januari yang lalu.
Para penggemar sepak bola di tanah air pasti penasaran dengan gaya permainan yang akan diterapkan Kluivert bersama Timnas Garuda.
Di samping cara bermain, taktik atau susunan yang akan digunakan pun jadi fokus bagi para pendukung.
Pada masa Shin Tae-yong, timnas Indonesia cenderung mengadopsi sistem pertahanan dengan tiga bek, seperti dalam formasi 3-4-3 atau 3-4-1-2.
Tidak mustahil formasi Timnas Indonesia bakal berubah pada masa kepelatihannya Kluivert.
Perubahan formasi ini diyakini oleh mantan rekan satu tim Kluivert di Barcelona, Emmanuel Petit.
Mantan gelandang Timnas Prancis dan Arsenal itu memprediksi Kluivert akan menerapkan formasi 4-3-3.
Menurut Petit, formasi itu memungkinkan tim untuk bermain lebih menyerang dengan dua winger di lini depan.
Petit berpendapat bahwa Kluivert akan memberikan jejak genetik Belanda atau gaya permainan Barcelona yang suka menekan dengan serangan.
"Saya pikir dia (Kluivert) akan mencoba membawa DNA Belanda, 4-3-3, pemain sayap di lini depan," kata Petit, dikutip UBINewsdari kanal YouTube 10 News First.
"Seperti halnya gaya Barcelona dan Belanda, mereka memiliki DNA yang sama, sepak bola menyerang," tambahnya.
Pada awal penunjukannya, Kluivert mengatakan bahwa ia menyukai sepak bola menyerang dengan mendominasi permainan.
Saya senang memainkan posisi serangan dalam sepak bola, saya sukanya ketika tim kita agresif. football possession yang bagus."
"Kalau mau cetak gol, tentu kita harus menguasai bola," kata pelatih berusia 48 tahun itu.
Terkait formasi, ia mengaku suka menerapkan skema 4-3-3 seperti yang disampaikan oleh Petit.
Formasi ini pernah diterapkan Timnas Belanda di Piala Dunia 2014 saat ia menjadi asisten pelatih Louis van Gaal.
Skema tersebut juga ia terapkan saat menjadi pelatih Timnas Curacao dan klub Turki Adana Demirspor.
Kendati demikian, ia mengaku tidak akan langsung memaksakan formasinya kepada pemain Timnas Indonesia.
Ia lebih dulu akan melihat sejauh mana para pemain bisa beradaptasi dengan gaya bermain yang baru.
Maka sebelumnya saya ingin melihat dulu para pemain sesuai di posisi manakah, setelah itu kita lakukan penerapan.
Dalam permainan sepak bola, strategi dapat beradaptasi atau berubah di lapangan.
"Menggunakan formasi 4-3-3, para pemain harus memiliki sifat yang fleksibel, mereka perlu mengetahui langkah apa yang akan diambil dalam berbagai kondisi," jelasnya.
Komentar
Posting Komentar