Gregoria Siapkan Diri Hadapi Lawan Kuat Pasca Kekalahan An Se-Young di Semifinal All England 2025
UmiNewsPerjalanan An Se-young di All England Open 2025 masih berlanjut walaupun dia mengalami kesulitan untuk memenangkan pertandingan babak kedua.
Pada hari Kamis (13/3/2025), babak kedua dari turnamen All England Open 2025 berhasil dilalui oleh An Se-young dengan performa yang stabil guna meneruskan perjalanannya dalam kompetisi tersebut.
Pemain asal Korea Selatan itu sukses maju ke tahap perempat final setelah mengalahkan tantangan ketat yang diberikan oleh Kirsty Gilmour.
Di arena Utilita, Birmingham, Inggris, An memerlukan waktu 56 menit untuk mengamankan kemenangan dalam permainan penentu atas Gilmour dengan skor 21-12, 16-21, 21-8.
Pertandingan pemain peringkat pertama dunia itu terhambat di awal gim pertama karena Gilmour menampilkan strategi yang baik.
Sebanyak empat kali, An dipaksa berbagi angka dengan pemain peringkat ke-33 dunia tersebut sebelum menancapkan dominasinya sepanjang gim ini.
Dengan membawa tujuh angka berturut-turut, An Se-young tetap tak tergoyahkan oleh usaha Gilmour sampai akhir set pertama.
Situasi mulai berubaha pada gim kedua di mana Gilmour tampil lebih spartan dari sebelumnya walau tertinggal dua angka lebih dulu.
Juara kedua Kejuaraan Eropa 2024 itu dengan cepat memanfaatkan kesalahan yang dilakukan An Se-young untuk meraih keuntungan.
Meskipun menghadapi ancaman saat dekat dengan selisih satu poin pada perjalanan menuju gelar juara Olimpiade Paris 2024, Gilmour tetap dapat bertahan.
Alhasil, Gilmour mampu memaksa An Se-young untuk menjalani rubber game untuk bisa melangkah ke babak berikutnya.
Dalam pertandingan ketiga, An Se-young bermain dengan agresivitas yang meningkat sehingga tidak membiarkan Gilmur berkembangan permainannya.
Setelah sekali lagi membagikan skor di awal pertandingan, An seolah-olah meledak dan melangkah ke babak perempatfinal dalam turnamen BWF Super 1000 yang bergengsi ini.
Pada babak delapan besar esok hari, An dipastikan menjalani laga berat melawan wakil China Chen Yu Fei.
Pertemuan ini menghadirkan tajuk bentrokan juara Olimpiade mengingat Chen adalah pemegang medali emas Olimpiade Tokyo 2020.
Chen sendiri melaju setelah dia berhasil mengalahkan wakil Indonesia Putri Kusuma Wardani dalam laga ketat tiga gim.
Walaupun berlangsung di fase grup, pertemuan antara An dan Chen dalam babak delapan besar dapat mempengaruhi peluang Gregoria Mariska Tunjungs sebagai satu-satunya wakil Indonesia.
Pemain yang berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah, ini berada di posisi terbawah dan hanya perlu menantikan hasil positif dari pertarungan tersebut apabila bisa mencapai babak final.
Satu pemenang Olimpiade pasti akan tereliminasi, dan sebaliknya, Gregoria pun perlu bersaing untuk mengambil keuntungan dari pertandingan penting itu.
Pada saat penulisan berita ini, Gregoria terus bersaing untuk mendapatkan tempat di babak delapan besar menghadapi atlet dari Korea Selatan, Sim Yu-jin.
Komentar
Posting Komentar