Kisah Inspiratif Rina: Pendiri Sukses Hoky Sablon
Sebenarnya di samping kesusahan terdapat pula kemudahan. Hanya kepada Allah sajalah kamu mengandalkan diri. (QS Asy-Syarh ayat 6 & 8)
Cerita menginspirasi tentang orang-orang di sekeliling kita.
Setiap harinya saya memandangnya, namun baru-baru ini sadar bahwa mereka yang kita lihat sehari-hari ternyata bisa jadi sumber inspirasi untuk orang lain.
Sebagai contoh adalah cerita kehidupan Rina, seorang wanita single parent berusia 35 tahun, mempunyai dua putra yang masih muda.
Usaha Sablon.
Rina serta pasangannya memulai bisnis percetakan, bekerja sama demi mengurangi pengeluaran produksinya.
Usaha percetakan milik mereka cukup stabil untuk memenuhi keperluan sehari-hari. Mereka bekerja sama dalam pembagian tugas; sang suami lebih banyak pergi mencari pesanan baru dan mengantarkan hasil kerja yang telah diselesaikan. Di saat bersamaan, Rina menjalankan rutinitasnya di rumah serta mengerjakan aktivitas sablon tersebut.
Ujian Hidup Pernikahan.
Entah bagaimana awalnya, badai menerpa rumah tangga Rina, suami yang sepenuhnya Ia percaya, ternyata berselingkuh. Dan kelakuan itu tidak bisa ditolelir, Rina memutuskan bercerai meskipun kedua anaknya saat itu masih kecil-kecil, dan belum mengerti arti perceraian.
Meski begitu, Rina merasa harus memberi tahu kedua anaknya tentang apa yang terjadi antara ayah dan ibunya
"Mulai saat ini, ayah tidak akan kembali ke rumah ini lagi," ujar Rina sambil gemetaran, mencoba mengendalikan emosinya yang terombang-ambing di dada.
"Tetapi hal tersebut tidak berarti bapak kurang menyayangi kamu semua, hanya saja ibu dan bapak telah memilih untuk pisah, saat kamu dewasa nanti, kamu pasti akan paham," jelas Rina sekali lagi.
Kedua anak kecil itu saling pandang, kemudian kembali memandang Ibunya dengan tatap mata penuh tanda tanya.
" Ibu tahu kalian mungkin merasa sedih, tapi jangan kawatir, ibu akan selalu ada untuk kalian, ibu akan selalu menyayangi dan menjaga kalian,"
Rina kemudian memeluk kedua buah hatinya dengan kehangatan yang mendalam.
Itu cerita Rina kepada saya, di akhir ceritanya, Rina berkata," Saya berpikir positif saja, Mbak, pada setiap kesulitan pasti ada kemudahan, itu janji Allah dalam firman-Nya.
Dan dengan seijin Rina, sepenggal kisah hidupnya saya tulis, tetapi saya merasa tidak perlu menampilkan foto nya.
Menghadapi Masalah Hidup.
Masalah bertambah, mantan suami Rina tidak bertanggung jawab memberi nafkah untuk kedua anaknya. Satu-satunya jalan, Rina harus melanjutkan usaha sablonnya kembali, yang sempat terbengkalai ketika mengurus perceraian di Pengadilan Agama.
Dengan niat membuka diri dengan "bismillah" dan penuh keyakinan, Rina memutuskan untuk menyusun ulang emosionalnya, berfokus pada pencarian penghidupan bagi keluarganya yang baru tanpa harus bergantung pada orang lain.
Berusaha Diligent dan Meningkatkan Inovasi.
Rina bersyukur karena sudah mahir dalam seni sablon, sehingga para pelanggan setianya terus percaya padanya untuk mengerjakan pesanan-pesanannya yang akan datang. Meskipun demikian, Rina juga berupaya meningkatkan kemampuan dirinya dengan belajar dari tutorial di YouTube.
Perlahan namunpasti, bisnis percetakan sablon tersebut terus maju, berbagai macam jenis material yang dapat dicetak dengan teknik sablon ditawarkannya melalui Hoky Sablon.
Rina terus berupaya menyelesaikan pesanannya dengan sebaik mungkin sambil tetap mempertahankan mutu kerjanya. Yang tak kalah penting bagi dia adalah menghindari penundaan. Bagi Rina, para pembeli merupakan raja yang perlu dibuat puas dan dirawat. Usaha keras beserta ide-idenya akhirnya membantunya keluar dari kesulitan hidupnya.
Berkah Ramadhan menyertai Rina.
Di masa Ramadan saat ini, pesanan cukup banyak. Ada permintaan untuk mencetak logo pada plastik yang digunakan sebagai kantong berisi beras dengan bobot 2,5 kilogram; biasanya produk tersebut ditawarkan di warung-warung setempat dan disiapkan bagi mereka yang ingin menunaikan zakat fitrah. Selain itu juga ada kebutuhan akan pencetakan desain pada plastik pembungkus makanan.
Baru-baru ini Rina memulai bisnis jasa penyetirkan pakaian, dengan layanan antar-jemur langsung ke pintu gerbang rumah pelanggan.
Alhamdulillah, berkah ramadan, baju anak-anak untuk lebaran sudah siap, kata Rina penuh rasa syukur.
--
Contoh plastik sablonan nya seperti ini ;
Apa Pelajaran Berharga dari hidup Rina?
Sebagai wirausaha: Rina menunjukkan keuletannya. Juga kreatifitas dalam mengembangkan usaha sablonannya, karena tuntutan kebutuhan, Rina harus lebih kreatif mencari peluang baru.
Sebagai Ibu tunggal: Rina pantang menyerah ketika kesulitan ekonomi menghadangnya, justru itu menjadi pelecut semangatnya, untuk lebih giat bekerja.
Secara umum: Rina menunjukkan tanggung jawabnya, mengemban amanat titipan Tuhan yaitu anak-anaknya, berusaha semaksimal yang bisa dilakukan menjaga keberlangsungan pendidikan mereka.
Kesabaran dan ketabahannya, optimisme, ketangguhannya, menjadi inspirasi bagi kita emak-emak, bagaimana rasa tanggung jawab seorang ibu, demi buah hati mendapatkan apa yang seharusnya diperoleh, kasih sayang dan cinta.
Kiranya hanya itu yang bisa saya ceritakan.
Benar, sesuai dengan janji Allah, sesungguhnya pada kesulitan ada kemudahan. Dan jika kita yakin dan percaya dengan sepenuh iman, insyaallah, Tuhan akan memberikan jalan kemudahan, bila kita berusaha dan bekerja keras.
Wallahu a'lam bissawab.
Wassalam.
(us)
#ramadan bercerita hari 17
Komentar
Posting Komentar