Patrick Kluivert Hancur Hatinya, Perlawanan Gigih Timnas Indonesia Seperti Singa Tetap Tidak Bernilai
bali.UbiNews , SYDNEY - Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert kecewa berat dengan hasil akhir yang diperoleh skuad Garuda saat dilumat tuan rumah Australia di Allianz Stadium Sydney, Kamis (20/3) kemarin dengan skor telak 1 – 5.
Menurut Patrick Kluivert , upaya tim seperti singa lapar berubah menjadi percuma karena hasilnya tidak sejalan dengan harapan.
“Menurut saya sepanjang permainan kami bermain seperti singa-singa.
Kami tidak pernah menundukkan kepala,” kata Patrick Kluivert dilansir dari Antara.
Bermain dengan kepercayaan diri tinggi, Indonesia dicukur Australia dengan skor telak 1 – 5.
Australia Memulai kemenangannya dengan tendangan pertama di babak awal lewat Martin Boyle pada menit ke-18, lalu ditambahkan lagi dua menit setelahnya oleh Nishan Velupillay.
Menjelang babak pertama berakhir, Jackson Irvine mencetak gol ketiga Australia pada menit ke-34.
Pada babak kedua, Australia menambah dua gol melalui Jackson Irvine menit ke- 90 dan satu lagi melalui Lewis Miller menit ke-61.
Indonesia mencetak sebiji gol melalui Ole Romeny menit ke-78.
“Namun, sayangnya saya sangat kecewa bukan karena hasil.
Bukan hanya untuk kami, bukan hanya untuk orang-orang, tetapi untuk semua orang yang mendukung Indonesia,” imbuh Patrick Kluivert.
Legenda Timnas Belanda itu menilai tim asuhannya memulai laga dengan baik.
Para pemain Garuda menerapkan permainan menekan pada fase awal laga, sebelum kemudian mereka mendapatkan hadiah penalti akibat pelanggaran terhadap Rafael Struick pada menit keenam.
Namun, penalti itu gagal dieksekusi dengan sempurna oleh Kevin Diks. Bola hasil sepakan Kevin Diks membentur tiang gawang Australia yang dikawal Matthew Ryan.
“Jika Anda mendapatkan gol melalui penalti (Kevin Diks), itu tentu saja akan menjadi pertandingan yang berbeda,” ujar Patrick Kluivert berdalih.
Kegagalan Indonesia memanfaatkan momentum mencetak gol melalui titik putih harus dibayar mahal.
Perlahan-lahan Australia berhasil mencetak gol setelah gol di gawang Indonesia yang ditjaga oleh Marteen Paes. Satu-satunya gol penghibur untuk tim Garuda datang dari Ole Romeny saat paruh kedua pertandingan tersebut.
Tim Nasional Indonesia direncanakan akan bermain lagi dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain pada tanggal 25 Maret.
Patrick Kluivert juga bersumpah akan segera menyiapkan skuadnya dengan optimal guna menghadapi Bahrain.
Kami harus bersungguh-sungguh selama lima hari untuk mencapai performa terbaik ketika bertemu dengan Bahrain.
Namun, sebelumnya, kita perlu meng analisis laga ini," kata Patrick Kluivert.
Timnas Indonesia kini berada di peringkat kelima klasemen sementara Grup C dengan enam poin, sementara Australia tetap di posisi kedua dengan 10 poin.
“Lagi-lagi, mentalitas, etos kerja para pemain, saya sangat senang dengan hal itu.
Namun, jika Anda dapat melihat gol seperti ini dengan kesalahan-kesalahan personel, Anda perlu bekerja keras, dan itu normal,” tutur Patrick Kluivert. (lia/JPNN)
Komentar
Posting Komentar