Petani Muda Brebes Sukses Ekspor Bawang Merah ke 4 Negara

TRIBUN-PANTURA.COM, BREBES - Ternyata, dari sebuah desa kecil di Brebes, terdapat bisnis yang mengandalkan sektor pertanian dan berhasil merambah pasaran ekspor hingga mencapai empat negeri asing.

Inovasi serta kerja keras pemuda desa Sidamulya sudah membawa perubahan signifikan pada kehidupan para petani bawang merah lokal berkat PT Sinergi Brebes Inovatif.

Didirikan oleh para petani muda, badan usaha ini muncul sebagai solusi atas jatuhnya harga bawang merah yang kerap merugikan petani.

Di bawah kepemimpinan Dienda Lora Buana (29) dan Praditya Agung (29), mereka mengembangkan produk olahan bawang merah seperti bawang goreng, pasta bawang, hingga minyak bawang.

Saat ini, barang produksi mereka sudah diedarkan ke Arab Saudi, Singapuru, Korea Selatan, dan Australia.

"Kami berharap para petani tidak terus-menerus mengandalkan pendapatan dari hasil panennya saja. Melalui pengolahan bawang merah, harganya dapat naik, sehingga petani pun bisa mencapai kesejahteraan," ungkap Dienda, Selasa (18/3/2025).

Cerita Sukses Warga Brebes Kembangkan Kerupuk Telur Asin, Kini Punya Puluhan Reseller

Dari Desa Menuju Pasar Dunia Internasional

Pada awalnya, petani di Desa Sidamulya hanya menghasilkan pendapatan dari penjualan bawang merah segar tanpa adanya kestabilan harga.

Namun, sejak mendirikan PT Sinergi Brebes Inovatif pada 2016, mereka mulai memproduksi olahan bawang merah dengan skala industri.

Pada 2019, usaha ini mulai produksi massal dan langsung mencetak kontrak ekspor ke Arab Saudi sebesar 50 ton.

Sejak itu, produksi terus berkembang hingga mencapai 20-25 ton olahan per bulan.

Mereka sekarang menjual produknya tak cuma ke luar negeri saja, tapi juga bisa ditemukan di banyak minimarket seperti Indomaret, Alfamidi, dan Superindo, selain itu ada pula penjualan secara daring lewat platform e-commerce.

"Selain itu, kami mengirimkan bawang merah segar kepada Indofood serta ke berbagai pasar besar di Jakarta. Dengan demikian, para petani tak cuma dibayar dari panenan mereka saja, tapi juga memperoleh untung dari operasi perusahaan ini," jelas Dienda.

Cerita Sukses Warga Kota Tegal Kembangkan Usaha Kuliner Latopia, Sempat Terpuruk Saat Pandemi

Memberdayakan Masyarakat, Membuka Lapangan Kerja

Kesuksesan PT Sinergi Brebes Inovatif bukan saja memberikan manfaat kepada para petani, melainkan juga menciptakan lapangan pekerjaan untuk ribuan penduduk setempat.

Pada saat ini, organisasi tersebut terdiri dari 100 anggota petani, 17 pegawai tetap, serta 100 tenaga kerja harianan, di mana kebanyakan adalah wanita Rumah Tangga.

Mereka disokong agar dapat membersihkan bawang merah di tempat tinggal mereka sendiri sebelum dikirim ke pabrik.

"Tujuan kami adalah agar para petani terus memiliki pendapatan bahkan setelah berumur lanjut dan tidak dapat mencangkul lagi. Oleh karena itu, mereka juga diberi kesempatan untuk menjadi pemilik saham dalam perusahaan ini," jelas Diendra.

Dukungan dari Sektor Perbankan serta Eksplorasi ke Uni Emirat Arab

Sebagai salah satu usaha kecil dan menengah yang didampingi oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Sinergis Brebes Inovatif menerima sejumlah dukungan, termasuk pelatihan, penyediaan peralatan produksi, serta kesempatan untuk mempertemukan diri dengan pembeli di luar negeri lewat program BRILianpreneur.

Kisah Keberhasilan Ivon dalam Memulai Bisnis Perhiasan, Dimulai Sebagai Hobinya dan Sekarang Pasarnya Mencapai Luar Negri

Akhirnya, mereka saat ini sedang menjalani negosiasi untuk diekspor ke Uni Emirat Arab usai memperoleh kesempatan bisnis di acara BRI UMKM EXPO(RT) 2025.

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa menciptakan inovasi dalam bidang pertanian dapat memberikan jawaban atas kemakmuran para petani.

Dengan semangat dan kerja keras, anak-anak muda Desa Sidamulya berhasil membawa bawang merah Brebes mendunia. (*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Protest Erupts: Demonstrators Storm Education Ministry, Call for FUOYE VC's Suspension Over Sexual Harassment Claims