PO Efisiensi Perkenalkan Bus Listrik untuk AKAP: Rute, Jadwal, dan Harganya
KEBUMEN, UBINews - PO Efisiensi terus berinovasi dalam layanan transportasi dengan menghadirkan bus listrik untuk angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP)
Peluncuran perdana dilakukan pada 13 Maret 2025, menandai langkah awal perusahaan dalam mengadopsi teknologi ramah lingkungan untuk transportasi massal untuk menyambut arus mudik dan arus balik.
Yosua Heryadhi, Manager Marketing dan PR di PT Efisiensi Putra Utama, menyebut bahwa menggunakan bus listrik adalah salah satu cara untuk menyesuaikan diri dengan tren elektromobilisasi yang dicanangkan oleh pemerintah.
Pada saat ini, terdapat kendaraan bis listrik yang sedang diuji mencakup rute dari Cilacap hingga Yogyakarta.
"Kami melihat kendaraan listrik semakin berkembang, dari sepeda listrik, mobil listrik, hingga bus listrik. Sebenarnya, bus listrik sudah ada sejak lama, tetapi masih sedikit yang menggunakannya untuk transportasi antarkota," kata Yosua dalam keterangan resminya, Kamis (20/3/2025).
"Kami mencoba mengawali dengan rute Cilacap-Yogyakarta untuk mengetahui performa dan efisiensinya sebelum memperluas ke rute lain yang lebih jauh rutenya," tambah Yosua.
Rute armada bus listrik dari PO Efisiensi
Menurut dia, pilihan jalur dari Cilacap ke Yogyakarta diatur untuk masa percobaan selama sebulan agar bisa mengerti cara kerja armada listrik saat melakukan perjalanan jarak sedang.
"Uji coba ini akan membantu kami mengukur durasi perjalanan, konsumsi energi, serta berbagai kendala teknis yang mungkin muncul. Respons dari masyarakat juga menjadi faktor penting dalam pengembangan layanan ini," jelasnya.
Saat ini, layanan bus listrik Efisiensi baru tersedia dalam satu unit dengan konfigurasi kursi 2-2.
Biaya Bus Listrik milik PO Efisiensi
Biaya tiket perjalanan pada jalur yang ada diatur menjadi Rp 30.000 untuk rute dari Yogyakarta ke Kebumen serta biayanya adalah Rp 60.000 untuk rute menuju Cilacap dari Yogyakarta atau arah berlawananannya.
Dari segi operasional, bus listrik Efisiensi memiliki jadwal keberangkatan dari pool Cilacap sekitar pukul 07.30 WIB dan dari Rest Area Kebumen sekitar pukul 09.30 WIB.
Selain mengutamakan kenyamanan, Efisiensi juga ingin melihat potensi efisiensi biaya dari penggunaan bus listrik dibandingkan dengan bus berbahan bakar minyak (BBM).
Tak hanya itu, penggunaan bus listrik juga mendukung upaya pelestarian lingkungan karena emisi karbon yang dihasilkan jauh lebih rendah dibandingkan bus berbahan bakar fosil.
"Secara perhitungan awal, biaya operasional bus listrik bisa turun hingga 60 persen dibandingkan bus konvensional. Namun, ini masih perlu diuji lebih lanjut dalam kondisi operasional sebenarnya," kata dia.
"Selain menghemat biaya, kami juga ingin berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon dan mendukung transportasi berkelanjutan," imbuhnya.
Pada saat yang sama, salah seorang sopir bis listrik dari Efisiensi, Roben Sutarno (43), menyampaikan bahwa dirinya sudah dua kali menjadi pengemudi untuk rute Jakarta - Yogyakarta.
Menurut dia, kendaraan bus listrik mempunyai sedikit variasi pada teknik mengendarainya dibandingkan dengan bus yang menggunakan bahanbakar diesel.
Salah satu kelebihannya, bis listrik tersebut tidak memerlukan kopling, sehingga terasa lebih nyaman dikarenakan full electric matic Namun, terdapat perbedaan pada proses pengereman. Bus tersebut harus melambat secara bertahap dan tidak dapat serta-merta berhenti secepat bus konvensional," katanya.
Menurut Roben, setelah diisi ulang selama dua jam, baterainya dapat mendukung perjalanan hingga kira-kira 100 kilometer.
Meskipun demikikan, dia menyadari bahwa infrastruktur charging station masih sangat terbatas, dengan layanan ini baru tersedia di Jogjakarta dan Cilacap, sedangkan di Kebumen belum ada.
Melalui percobaan ini, PO Efisiensi bertujuan menghimpun informasi yang cukup guna membantu keputusan dalam penambahan kendaraan bis listrik pada periode selanjutnya.
"Jika hasil uji coba menunjukkan efisiensi yang tinggi dan respons masyarakat positif, kami tidak menutup kemungkinan untuk menambah armada bus listrik dalam waktu dekat," kata Roben.
Komentar
Posting Komentar