Sama Rata dengan Juara, Tangan Kanan Valentino Rossi Khawatir Marc Marquez Lampaui Rekor Luar Biasa The Doctor

UbinewsKinerja luar biasa Marc Marquez di tim Ducati Lenovo memiliki potensi untuk meraih rekor-rekor yang menakjubkan lagi dalam balapan MotoGP.

Walaupun baru mengawali dua putaran dalam perlombaan, Marquez telah dianggap sebagai favorit utama untuk memenangkan gelar juara dunia MotoGP pada tahun 2025.

Mengapa tidak? Pebalap dari Cervera tersebut sangat mendominasi pada lomba balapan di Thailand dan Argentina.

Marquez diperkirakan akan dipilih sebagai favorit untuk mengamankan kemenangan dalam perlombaan seri ketiga yang berlangsung di Circuit of the Americas, Austin, Amerika Serikat.

Tak ayal, Marquez sangat bisa meraih gelar juara dunia yang kesembilan di semua kelas pada akhir musim ini.

Jika berhasil, dia akan menyamai rekor dari legenda balap yakni Valentino Rossi.

Rekor kemenangan Valentino Rossi sampai saat ini belum tergoyahkan sejak ditetapkan pada tahun 2009 yang lalu.

Pada kesempatan kali ini, Marquezlah yang memiliki peluang terbesar untuk mengejar rekor gelaran juara milik Valentino Rossi.

Namun, bukan hanya rekor juara Rossi yang akan disamai oleh Alien.

Marquez bisa saja berpeluang untuk melewati jumlah 115 kemenangan yang ditorehkan The Doctor.

Rossi telah mencapai 115 kemenangan, dengan 89 kemenangan terjadi di kelas utama MotoGP.

Uccio Salucci, manajer dari Rossi, sama sekali tak menyangka bahwa Marquez dapat melampaui rekord kemenangan itu.

Sebab itu, Marquez telah mengumpulkan sebanyak 90 kali kemenangan dengan 64 kemenangan terjadi saat ia bertanding di kelas MotoGP.

“Saya pikir Marquez sangat kuat, dia punya motor yang fantastis dan tim yang fantastis," kata Uccio, kepada AS, dilansir via Corsedimoto.

"Saya harap itu tidak terjadi, tetapi saya rasa itu akan terjadi," ujar tangan kanan Valentino Rossi itu.

Ya, sejauh ini memang belum ada pembalap lain yang bisa menghentikan dominasi Marquez.

Di samping itu, Uccio yang berperan sebagai direktur tim Pertamina Enduro VR46 merespons kritik ketika mereka mendapatkan Franco Morbidelli.

Morbidelli yang dianggap telah selesai malah berhasil mengamankan posisi podium di Grand Prix Argentina 2025.

"Saat mempertimbangkan untuk mendapatkan Morbidelli sebagai pembalap kita pada bulan Maret 2024," ujar Uccio,

Seringkali kita menerima kritikan yang menyebutkan ia tak layak berada di sisi kami.

Sehingga podium ini amatlah berarti untuk tim tersebut. Franco layak meraih hasil yang diperolehkannya, pasalnya dia telah memperjuangkannya selama dua musim bersama Yamaha.

"Di mana semua orang menyuarakannya dengan kritikan dan semua orang berpikir itu telah usai... Orang-orang tak mengenali hal tersebut dan terus-menerus memberi komentarnya," jelas Uccio.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Protest Erupts: Demonstrators Storm Education Ministry, Call for FUOYE VC's Suspension Over Sexual Harassment Claims