Setelah Naik 1,82%, Apa Selanjutnya untuk IHSG Hari Ini? Temukan Rekomendasi Saham di Sini!

UbiNews.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan peningkatan pada hari Rabu (12/3), mencapai kenaikan sebesar 1,82% hingga angka 6.665,04.

Secara teknikal, VP Marketing, Strategy and Planning Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi menyebut, penguatan IHSG mengonfirmasi tren dengan breakout MA20 atau di level 6.626. Kenaikan IHSG didorong reboundnya saham big banks dan inflow asing yang mencapai Rp 149 miliar.

"Sentimen pelemahan indeks dolar Amerika Serikat (AS) seiring dengan kekhawatiran dampak kebijakan tarif Donald Trump terhadap ekonomi AS dan spekulasi pemangkasan suku bunga yang meningkat menjadi sentimen positif untuk IHSG," kata Audi kepada UbiNews, Rabu (12/3).

IHSG mengalami kenaikan sebesar 1,82% mencapai angka 6.665 di hari Rabu (12/3). Saham MAPI, ICBP, dan PGAS menjadi pemenang teratas dalam indeks LQ45.

Audi memperkirakan bahwa IHSG (13/3) akan bergerak lebih kuat di antara level support 6.525 hingga resistance 6.800. Indikator MACD menandai peningkatan trend, sesuai dengan kenaikan RSI.

Pasarnya mengantisipasi peluncuran data Indeks Harga Konsumen (CPI) Amerika Serikat untuk bulan Februari 2025, dengan perkiraannya akan meningkat lebih lambat hingga sebesar 2,9% secara tahun-ke-tahun.

"Jika data sesuai atau lebih rendah maka kami melihat ruang untuk The Fed dapat mulai memangkas suku bunga lebih cepat dan berdampak positif seiring dengan potensi outflow dari AS," tambah Audi.

Audi juga mengatakan bahwa penguatan indeks dolar AS yang terus berlangsung akan memberikan dampak positif pada nilai tukar rupiah serta dapat memengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan bahwa peningkatan IHSG beriringan dengan kebanyakan pasar di kawasan Asia.

"Meskipun nilai tukar rupiah melemah ke level Rp 16.440, serta meningkatnya kekhawatiran investor terhadap potensi resesi di Amerika Serikat," ujarnya.

Bagi perdagangan pada hari Kamis (13/3), Herditya mengestimasi bahwa IHSG kemungkinan akan terus menguat dengan titik dukungan sebesar 6.639 dan resistansi di angka 6.682.

Perkembangan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipengaruhi oleh antisipasi terhadap pengumuman data inflasi Amerika Serikat yang akan dirilis malam ini dan data Indeks Harga Produsen (IHP) AS yang bakal diungkap besok.

Bagiannya yang Dibagikan Sebagai Faktor Pendukung Utama IHSG, Perhatikan Rekomendasi Saham Kami untuk Hari Kemarin (13/3)

Rekomendasi Saham

Herditya merekomendasikan sejumlah saham yang dapat diperhatikan. Antara lain PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)  dengan target harga Rp 1.350-Rp 1.415 per saham, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan rentang harga Rp 4.050-Rp 4.290 per saham dan PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS)  pada target harga Rp 132-Rp 135 per saham.

Berikut rekomendasi saham pilihan Herditya dengan teknikal analisis di perdagangan Rabu (12/3).

1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Rekomendasi: Speculative buy

Support: Rp 4.650

Resistance: 5.200

IHSG Naik 1,82%, RATU, BBRI, TLKM Paling Banyak Net Buy Asing Hari Ini (12/3)

2. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

Rekomendasi: Speculative buy

Support: Rp 10.400

Resistance: Rp 11.850

3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Rekomendasi: Speculative buy

Support: Rp 1.460

Resistance: Rp 1.610

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Protest Erupts: Demonstrators Storm Education Ministry, Call for FUOYE VC's Suspension Over Sexual Harassment Claims