Tolak RUU TNI, Pemrotes Sisipkan Foto Prabowo dengan Tagar 'Orba Strikes Back'

UBINews , JAKARTA - Grup masyarakat sipil yang melakukan protes di sekitar Gerbang Pancasila, Jalan Gelora, Jakarta, pada hari Kamis (20/3), bermigrasi menuju gerbang utama gedung DPR RI di Jalan Gatot Subroto.

Kelompok orang dengan pakaian dominan berwarna hitam melakukan perjalanan kaki kurang lebih satu kilometer menuju pintu masuk DPR di Jalan Gatot Subroto.

Massa bergerak ke gerbang depan DPR dengan membawa sejumlah poster untuk menolak disahkannya Revisi UU Nomor 34 Tahun 2004 Tentang TNI.

Sebagai contoh, orang-orang membawa poster yang bertuliskan berbagai kalimat salah satunya 'Buruan revisi UU TNI, sedang berperang melawan siapa jika bukan menentang rakyat?'.

Presiden Prabowo Memanggil Menteri Koordinator Airlangga ke Istana untuk Mendiskusikan perkembangan Ekonomi Nasional

Di samping itu, para peserta demonstrasi juga mengibarkan poster bertuliskan, 'Bagaimana kalau diganti? TNI menjadi ASN, warga negara sipil menggunakan senjata'.

Massa aksi bahkan membawa poster berkelir merah yang memuat foto tokoh seperti Presiden RI Prabowo Subianto.

"Star Orde Baru strikes back," demikian tertulis dalam poster bergambar Prabowo.

Massa dalam aksi tersebut menggendong poster bertema hitam yang mencatumkan tulisan merah berbunyi 'Prabowo Fasis'.

IHSG Turun Drastis, Prabowo Siap Bertemu dengan Investor Secepatnya

Diketahui, DPR sendiri pada Kamis ini telah mengesahkan RUU TNI menjadi peraturan resmi setelah parlemen melaksanakan Rapat Paripurna.

Ketua DPR Puan Maharani menjadi tokoh yang mengetuk palu sebagai tanda pengesahan RUU TNI. Seluruh fraksi tak menolak rancangan aturan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, puan menyinggung tentang adanya tiga poin utama yang timbul dari Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (TNI). Poin pertama berhubungan dengan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Wakil Spesialis Palestina Temui Prabowo, Sampaikan Pesan Penting Berikut ini

Selanjutnya, RUU TNI memuat tentang penambahan kementerian atau lembaga yang bisa ditempati prajurit aktif serta usia pensiun anggota militer yang disesuaikan kepangkatan. (ast/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Protest Erupts: Demonstrators Storm Education Ministry, Call for FUOYE VC's Suspension Over Sexual Harassment Claims