Wagub Paskalis: Capai Prestasi dengan Pendidikan Karakter Yang Kuat
MERAUKE - Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa mengutamakan pencapaian prestasi serta pendidikan karakter untuk anak-anak pondok pesantren. Keterangan tersebut ia sampaikan ketika melakukan safari Ramadhon di Pondok Pesantren Hidayatullah, Kelurahan Kelapa Lima, Distrik Merauke, pada hari Senin (17/3).
"Sebagai orang beriman serta saudara-saudari yang percaya pada Tuhan, saat ini di bulannya yang dipenuhi dengan berkat ini, dalam bulan yang kaya akan rahmat ini, bulan yang amat suci ini, aku pun perlu menyisihkan waktuku untuk hadir, membuka puasa bersama, saling membagikan cerita, dan mari kita sampaikan apa saja hambatan-hambatan yang kami alami," jelas sang mantan guru itu.
Sebagai Wakil Gubernur tetap, katanya, tujuannya adalah untuk berkunjung sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih serta ungkatan rasa syukur kepada para santri laki-laki dan perempuan dari organisasi Hidayatullah. Dia berharap bahwa prestasi yang telah dicapai harus dijaga agar dapat membentuk pemahaman, karakter, etika, moralitas, serta cara bersikap dan berbicara yang sopan baik pada orang yang lebih tua maupun sahabat seusia tentunya dengan menjaga batas-batasnya.
"Yang penting adalah mempertahankan hal tersebut, dan umumnya membahas moralitas dan keimanan, sesuatu yang hanya dapat ditemukan di sebuah ponpes seperti ini. Oleh sebab itu, kami terus berusaha agar ponpes-ponpes yang ada tetap lestari, mengingat bahwa sistem pendidikan dengan pola asramanya sangat dibutuhkan," jelasnya.
Wagub Paskalis menggarisbawahi bahwa di sini terdapat sebuah contoh dimana terdapat asrama serta institusi pendidikan. Anak-anak yang ditempatkan dalam pengasuhan pondok pesantren semacam ini umumnya adalah mereka yang telah melewati serangkaian ujian dan memiliki perilaku baik.
"Jika Anda lulus dari sini, itu artinya Anda telah melewati ujian dan menjadi orang terbaik. Setelah menyelesaikan pendidikan SMA atau Madrasah, lanjut ke perguruan tinggi, nanti Anda akan melihat bahwa mereka yang belum pernah mengenyam pendidikan di pesantren kurang pintar dibandingkan dengan Anda yang dulu belajar di pesantren," katanya. (ulo/wen)
Layanan Berlangganan Surat Kabar Cendrawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA LANJUTNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/UBINews
Komentar
Posting Komentar