10 Penyakit yang Teratasi dengan Bawang Putih: Inilah Solusinya!
UbiNews Bawang putih adalah salah satu dari beberapa rempah-rempah dasar yang lazim ditemukan di kulkas dan kerap dimanfaatkan dalam pelbagai macam hidangan kuliner.
Tak hanya berfungsi sebagai penyedap rasa dalam hidangan, bawang putih punya keajaiban serta manfaat besar untuk kesejahteraan badan.
Ternyata, bawang putih dapat berfungsi sebagai pengobatan untuk sejumlah penyakit.
Dikutip dari Healthline , bawang putih mengandung nutrisi berlimpah tapi masih terbilang rendah kalori.
Satu siung bawang putih (sekitar 3 gram) setidaknya mengandung 4,5 kalori, 0,2 gram protein dan 1 gram karbohidrat.
Bawang putih juga mengandung sejumlah nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti vitamin C, vitamin B6, mangan, selenium, serat dan sejumlah nutrisi lainnya.
Di samping mengandung sejumlah nutrisi yang baik, bawang putih dipercaya dapat membantu meredakan dan memulihkan berbagai gangguan kesehatan, mulai yang ringan hingga yang berat.
Berikut adalah 10 Keuntungan Bawang Putih bagi Kesehatan Anda: Dari Mengurangi Kadar Kolesterol hingga Melawan Kanker
Keuntungan bagi kesehatan tersebut didapatkan berkat zat-zat yang ada di dalam bawang putih.
Mengandalkan senyawa allicin, bawang putih mampu mendukung pengobatan gejala flu, menorminkan kadar kolesterol dan tekanan darah, selain itu juga berperan dalam mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung.
Keuntungan tambahan meliputi pencegahan infeksi bakteri, pengobatan osteoporosis, serta peningkatan dalam menurunkan resiko terkena kanker.
Bawang putih juga memiliki potensi dalam mencegah penyakit Alzheimer, mengurangi pembekuan darah, serta mengontrol gula darah pada penderita diabetes.
Maka, apakah sajakah manfaat yang didapat ketika memakan bawang putih?
Penyakit apa saja yang bisa disembuhkan oleh bahan dapur ini?
Simak selengkapnya dalam artikel berikut.
Kegunaan Bawang Putih untuk Kecerdasan Sehat
Selain dimanfaatkan sebagai penyedap makanan, bawang putih telah lama dipakai juga dalam terapi kesehatan.
Bawang putih dianggap dapat mendukung penanganan beragam masalah kesehatan.
Meskipun demikian, keuntungan dari penggunaan bawang putih untuk mengobati beberapa penyakit masih memerlukan penelitian yang lebih mendalam.
Dirangkum dari Healthline , Medical News Today dan WEBMD Berikut beberapa keuntungan dari bawang putih untuk kesehatan.
TOLONG Catat 10 Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan Tubuh, Dapat Membantu Mengobati Beragam Penyakit
1. Meredakan flu
Salah satu manfaat bawang putih ialah bisa mencegah atau mengurangi penyakit flu dan pilek.
Penelitian yang dilakukan tahun 2016 menunjukkan bahwa zat kimia dalam bawang putih, seperti allicin, berfungsi dengan baik untuk menghilangkan mikroorganisme penyebab influenza.
Pada penelitian itu, peserta yang memakan bawang putih dapat kembali sembuh dari flu dengan lebih cepat.
Studi lain memperlihatkan bahwa bawang putih memiliki zat aktif yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
Maka bisa mendukung untuk menghalangi virus masuk ke dalam sel tuan rumah atau berkembang biak di dalamnya.
2. Menurunkan kolesterol
Bawang putih pun dapat mengurangi tingkat kolesterol dalam tubuh.
Sebuah studi pada 2018 mengungkapkan, bawang putih juga dapat membantu menurunkan total dan low-density lipoprotein (LDL) atau yang disebut kolesterol jahat.
Sementara menurut penelitian tahun 2016, disebutkan bahwa mengonsumsi suplemen bawang putih selama lebih dari 2 bulan dapat menurunkan LDL hingga 10 persen.
Para peneliti mencatat efek ini terjadi pada orang dengan kadar kolesterol sedikit meningkat.
Namun manfaat yang sama tidak ikut berpengaruh terhadap kadar kolesterol baik (HDL) maupun kadar trigliserida.
Inilah Cara Konsumsi Bawang Putih, Efektif untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Meredakan Gejala Flu
3. Menurunkan tekanan darah
Bawang putih merupakan salah satu zat alam yang dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi pada orang dengan hipertensi.
Studi meta-analisis yang dirilis pada tahun 2020 mengindikasikan bahwa penggunaan suplementasi bawang putih bisa membantu menurunkan tekanan darah pada orang dengan hipertensi.
Peneliti menunjukkan hubungan antara hal ini dengan pengurangan risiko peristiwa jantung dan pembuluh darah yang mencapai 16-40 persen.
Laporan itu menyebutkan bahwa khasiat bawang putih serupa dengan berbagai macam obat untuk menurunkan tekanan darah namun memiliki dampak negatif yang lebih rendah.
Laporan tahun 2019 menunjukkan bahwa allicin pada bawang putih bisa menghambat pembentukan angiotensin II, yaitu hormon yang berperan dalam peningkatan tekanan darah.
Komponen ini juga bisa berperan dalam merelaksasi atau membesarkan pembuluh darah, yang pada gilirannya akan meningkatkan aliran darah dengan lebih efisien.
4. Meminimalkan kemungkinan terkena penyakit jantung
Memakan bawang putih pun baik bagi kesejahteraan jantung Anda.
Sebagaimana dijelaskan, bahwa bawang putih bisa membantu mengurangi kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi.
Hipertensi atau kadar kolesterol yang tinggi dikenal sebagai faktor risiko primer untuk masalah jantung.
Mengontrol level kolesterol serta hipertensi bisa mendukung peningkatan kondisi jantung yang lebih baik.
Namun, tetap dibutuhkan studi lebih dalam tentang keuntungan bawang putih untuk kardiovaskular.
Selain itu, hingga saat ini keuntungan serupa dari bawang putih ternyata tidak menunjukkan dampak pada tingkat trigliserida, yaitu salah satu komponen risiko untuk penyakit jantung.
5. Mencegah infeksi bakteri
Bawang putih dapat berfungsi sebagai obat antibakteri alami untuk tubuh.
Bahan alami ini pun terkenal cukup efektif dalam mengatasi bakteri, jamur, virus hingga parasit.
Dilansir dari WebMD Sebuah studi mengungkapkan bahwa allicin, zat aktif dalam bawang putih yang telah dicincang segar, mempunyai kemampuan antiviral serta cukup ampuh untuk membunuh beragam jenis bakteri, termasuk strain Escherichia coli atau E. coli yang resisten terhadap sejumlah antibiotik.
Telah ditemui pula bahwa allicin mempunyai kecenderungan antijamur, yang mencakup perlawanan terhadap Candida albicans, yaitu penyebab dari infeksi jamur.
Fungsi antiparasitenya dapat menangkal berbagai parasit intestinal penting, seperti Giardia.
Studi lain pun mendemonstrasikan bahwa allicin bisa berperan dalam mencegah perkembangan bakteri. Staphylococcus aureus (MRSA) yang resisten methisilin .
6. Mengatasi osteoporosis
Sejumlah penelitian mengindikasikan bahwa bawang putih dapat membantu dalam pengobatan osteoporosis, suatu kondisi di mana tulang menjadi keropos.
Berdasarkan hasil penelitian klinis yang dirilis tahun 2017, bawang putih mampu menurunkan tingkat stres oksidatif sehingga bisa membantu dalam pengendalian osteoporosis.
Bawang putih pun cocok untuk meredakan sakit dan pembengkakkan yang disebabkan oleh gangguan tulang lainnya, seperti osteoartritis .
Pada penelitian itu, para peserta minum suplemen ekstrak bawang putih selama 12 minggu dengan dosis satu gram setiap harinya.
Akhirnya, suplemen bawang putih bisa membantu meringankan nyeri pada perempuan dengan kondisi peradangan persisten di lutut (osteoa.rthritis) serta mereka yang kelebihan berat badan.
Konsumsi Bawang Putih Ternyata Ampuh Untuk Kesehatan Ginjal, Ini Caranya
7. Mengurangi risiko kanker
Bawang putih memiliki kandungan zat aktif biologis seperti halnya allicin , diallyl sulfida , dialil disulfida , diallyl trisulfida , S-allyl mercapto sistein dan S-allylcysteine .
Komponen-komponen itu menunjukkan sifat-sifat antivirus yang bisa mendukung perlindungan tubuh terhadap kanker dengan berbagai mekanisme.
Meliputi juga penahanan perkembangan sel, di mana sel-sel kanker berhenti berkembang biak dan terbagi, serta apoptosis, yang merujuk kepada kematian dari sel-sel kanker tersebut.
Sejumlah studi juga telah menunjukkan hubungan antara manfaat bawang putih dengan pengurangan risiko beberapa jenis kanker.
Penelitian tentang Kesehatan Wanita di Iowa yang mencakup lebih dari 40.000 perempuan dengan umur antara 55 hingga 69 tahun mengungkapkan bahwa memakan bawang putih bisa membantu dalam pengurangan risiko menderita kanker kolon.
Sebuah studi yang berlangsung selama tiga dekade pada lebih dari 125.000 individu mengindikasikan adanya hubungan antara penggunaan bawang putih dan penurunan risiko penyakit kanker perut.
Dari studi itu, partisipan yang memakan bawang putih sebanyak lima kali atau lebih setiap minggunya menunjukkan pengurangan paling signifikan.
Orang-orang yang mengkonsumsi makanan tersebut kurang dari satu kali dalam seminggu justru berisiko paling tinggi untuk mendapatkan kanker lambung.
Sejalan demikian, studi yang dilakukan di Cina pada ribuan pasien kanker paru-paru mengungkapkan bahwa pengonsumsian bawang putih segar secara rutin berhubungan dengan penurunan risiko terkena kanker paru-paru.
8. Menghindari Penyakit Alzheimer dan Demensia
Kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas karena oksidasi ikut mempengaruhi proses penuaan serta menurunnya fungsi kognitif.
Bawang putih memiliki zat antosianin yang membantu melindungi otak dari kerusakan akibat oksidasi.
Studi menunjukkan bahwa antioksidan tersebut bisa mengurangi stres oksidatif dengan signifikan dan juga berpotensi mengurangi risiko penyakit-penyakit tertentu seperti penyakit Alzheimer, yang merupakan jenis paling umum dari demensia.
Walaupun begitu, tetap dibutuhkan lebih banyak studi mengenai keuntungan dari bawang putih dalam mencegah penyakit Alzheimer serta tipe demensia yang lain.
9. Mengurangi pembekuan darah
Beberapa studi telah menyimpulkan bahwa bawang putih mampu mengurangi resiko pembekuan darah yang bisa membahayakan beberapa individu.
Suatu penelitian terkontrol randomisasi berdouble-blind menyatakan bahwa ekstrak bawang putih ternyata tidak memperbesar kemungkinan perdarahan pada mereka yang sedang minum obat pengencer darah seperti warfarin.
Untuk mencegah risiko pendarahan selama prosedure bedah, pasien disarankan untuk tidak lagi memakan bawang putih mulai dari 7 sampai dengan 10 hari sebelum jadwal operasinya karena bisa menurunkan potensi pembekuan darah.
Apabila Anda menderita penyakit perdarahan atau saat ini sedang menggunakan obat antikoagulan, diskusikan hal tersebut dengan dokter sebelum meningkatkan konsumsi bawang putih.
Berikut Ini Kegunaan Bawang Putih yang Mungkin Belum Anda Ketahui, Saran Sehat dari Zaidul Akbar
10. Mengontrol gula darah penderita diabetes
Manfaat bawang putih selanjutnya yaitu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes.
Suatu penelitian yang dipublikasikan di jurnal oleh Pusat Nasional untuk Bioteknologi Informasi (NCBI) pada 2020 menunjukkan, bahwa bawang putih dapat menurunkan gula darah puasa dan hemoglobin A1C pada penderita diabetes.
Berikut adalah sejumlah keuntungan dari penggunaan bawang putih untuk mengurangi gejala penyakit tertentu.
Namun demikian, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter Anda sebelum memakan bawang putih.
(UbiNews/Yeni Hardika)
BACA BERITA LAINNYA DI SINI
Komentar
Posting Komentar