6 Tips Memperbaiki Gagang Panci Rusak, Coba Juga Dengan Pasta Gigi!
UbiNews Meskipun tidak menjadi fokus utama, namun penutup panci merupakan elemen krusial dalam proses memasak.
Akan tetapi, dalam pemakaian sehari-hari, kita kerap kali menemui kendala seperti engsel penutup panci yang longgar atau sudah rusak.
Temukan panci berkulitas dengan harga murah, kunjungi tautan ini.
Permasalahan tersebut pastinya dapat menggangu ketenangan dan produktivitas dalam proses memasak. Namun jangan risau, sebab handle penutup panci yang longgar dapat diatasi dengan beberapa metode sederhana dan mudah dilakukan.
Berikut ada berbagai cara yang dapat Anda uji, mulai dari pendekatan mudah dengan menggunakan lem sampai teknik yang lebih tahan lama seperti solderan atau pemasangan sekrup.
Berikut adalah 5 cara menyelesaikan permasalahan handle penutup panci yang rusak, seperti dikutip dari beberapa referensi:
1. Menggunakan Pita Perekat atau Tali Pengikat
Untuk cara pertama ini bisa menjadi solusi sementara atau darurat.
Kamu dapat menggunakan pita perekat atau tali pengikat untuk sementara waktu mengikat gagang yang lepas agar tetap terpasang.
Walaupun tidak menawarkan penyelesaian jangka panjang, metode ini dapat dijadikan opsi yang tepat ketika Anda memerlukan pembenahan singkat.
2. Gunakan Penutup Kuali Tua bersama Lembaran Berlubang
Satu metode praktis untuk mengatasinya jika pegangan penutup panci bermasalah dapat dilakukan menggunakan potongan dari pegangan yang sudah cacat serta beberapa barang tak terpakai yang ada di sekeliling Anda. Prosesnya cukup sederhana dan gampang dicoba tanpa harus menyiapkan dana tambahan.
Pada umumnya, bagian bawah tutup panci yang rusak akan menyisakan patahan atau bagian yang masih bisa digunakan. Untuk memulainya, Anda perlu merapikan bagian tersebut dengan cara memotongnya menggunakan gergaji.
Berikutnya, persiapkan plat logam atau mungkin penutup botol sirup bekas yang tak lagi digunakan. Buatlah sebuah lubang di bagian pusarnya agar bisa berfungsi sebagai konektor.
Kemudian, ambil sekrup dengan ukuran yang sesuai dengan lubang yang telah dibuat. Langkah selanjutnya adalah menggabungkan semua barang yang telah disiapkan.
Gabungkan tutup botol atau plat yang telah dilubangi dengan gagang yang sudah dirapikan. Letakkan plat di bawah tutup panci dan tempatkan gagang yang telah dirapikan di atasnya.
Baut digunakan untuk memperkuat ikatan antara pegangan dan piringan. Putarnya dengan kunci pas sampai penyatuan tersebut sangat erat dan stabil.
3. Menggunakan Lem Epoxy Kuat
Agar mendapatkan hasil perbaikan yang awet, gunakan lem epoxy dengan kekuatan tinggi serta ketahanan terhadap suhu panas.
Periksa agar bagian pegangan dan penutup panci bersih dari kotoran maupun minyak sebelum Anda mulai.
Applikasikan lem epoxy pada area handle yang terlepas, kemudian pasangkan kembali handle tersebut ke penutup panci secara perlahan dan berhati-hati.
Izinkan lem mengering berdasarkan instruksi yang tertera di kemasannya.
Biasanya, lem epoxy memerlukan waktu sejumlah jam untuk mengeras sepenuhnya dan menjadi kuat.
4. Gunakan Penutup Pasta Gigi yang Sudah Dipakai
Berikut ini adalah langkah sederhana berikutnya yaitu dengan terus menggunakan barang-barang bekas seperti botol pasta gigi.
Namun, kali ini kita hanya perlu memanfaatkan bagian atasnya saja.
Dilansir dari berbagai sumber, langkah pertama yang harus kamu lakukan yakni memotong bagian atas bekas wadah pasta gigi menggunakan cutter atau pisau.
Pastikan tak ada bekas odol yang tertinggal.
Berikutnya, siapkan sekociapi dan panaskan area yang telah dipotong agar permukaan atas kemasan pasta gigi atau sisa pemotongan menjadi lebih rata.
Laksanakan dengan penuh kehatihatian agar tidak menyakiti
Jika sudah, kamu hanya perlu memasukkan potongan kemasan yang sudah rapi ke lubang gagang tutup panci.
Tempelkan secara kuat, pastikan bagian yang menonjol berada di atas yang berfungsi sebagai pegangan.
Praktis bukan?
5. Menggunakan Kait atau Bracket
Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan kait atau bracket kecil untuk menahan gagang tetap pada posisinya.
Pasangkan tanda kurung di samping penutup panci serta pada bagian pegangan yang terlepas agar pegangan menjadi lebih stabil ketika dipakai.
6. Pakai Baut sebagai Pegangan Alternatif
Menutup panci yang longgar pastinya merepotkan ketika dipakai, khususnya apabila Anda harus mendorong tutup panci dengan garpu atau sumpit untuk menggesernya.
Tetapi, terdapat solusi sederhana untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, di antaranya adalah dengan membeli baut yang baru.
Berdasarkan beberapa referensi, Anda cukup menyediakan baut dengan ukuran 10.
Di samping itu, siapkan pula cincin dan batu pengisi agar instalasinya menjadi lebih stabil. Walaupun Anda perlu membeli sejumlah material tambahan, metode ini masih termasuk ekonomis dan praktis.
Paskan baut yang memiliki ukuran 10 ini sambil menempatkan kepala bautnya mengarah ke posisi bawah, serta pastikan juga untuk melampirkan cincin dan mur supaya pengikatan menjadi semakin kokoh.
Tetapi, harus diperhatikan bahwa mur ini bisa berfungsi sebagai konduktor panas, yang mungkin mengakibatkan luka ketika digenggam pada suhu tinggi.
Untuk alasan tersebut, sebaiknya tutupi baut dengan kain tebal, kayu, atau material keras lainnya sehingga Anda bisa menggenggamnya dengan aman tanpa khawatir terbakar tangan.
(RIFA/UbiNews)
Komentar
Posting Komentar