7 Hal yang Sebaiknya Tak Dibiarkan di Kamar Tidur, Ini Mengapa
JAKARTA, UbiNews Kamar tidur merupakan ruangan yang digunakan untuk istirahat dan tidur usai menjalani aktivitas sepanjang hari.
Kamar tidur sering dilengkapi sejumlah barang atau furnitur, seperti tempat tidur, meja rias, lemari, dan kursi.
Bukan hanya itu saja, kamar tidur ternyata menjadi tempat simpanan untuk beberapa item yang sebaiknya tak ada di sana. Faktanya, keberadaan mereka bukan cuma menimbulkan kerapuhan pada ruangan tetapi juga dapat mengacaukan waktu tidur dan relaksasi Anda.
Nah, disadur dari The Spruce , Senin, (3/6/2024), berikut beberapa benda yang sebaiknya tak ditaruh di ruang tidur.
Koleksi pakaian dan perlengkapan olahraga yang menumpuk
Jean Parker, seorang desainer interior dari Amerika Serikat, merekomendasikan untuk tidak meletakkan barang-barang seperti hiasan atau tumpukan bantal sofa di atas tempat tidur karena bisa ditutupi oleh pakaian.
Kamar tidur idealnya adalah ruangan yang sunyi, tentram, dan membantu kita merestorasi kekuatan serta merefresh pikiran.
Parker juga menggarisbawahi bahwa kamarnya tidak boleh digunakan sebagai gudang untuk perlengkapan olahraga.
Peralatan kantor
Berikutnya, benda-benda yang sebaiknya tidak ditaruh di dalam kamar tidur adalah perlengkapan kantor seperti printer, mesin penghancur dokumen, ataupun laptop.
Amity Worrel, desainer interior di Amerika Serikat, menyarankan menghindari adanya meja kerja, kecuali jika itu adalah meja tulis yang sederhana, alat musik, dan pencahayaan yang terlalu terang di kamar tidur.
Sebaiknya, pertimbangkan dengan cermat barang apa yang harus dipertahankan dan disingkirkan dari kamar tidur.
Tirai utilitarian
Menurut Rebecca Cox dan Debra Vigna, yang merupakan desainer dan pencipta Lily Spindle—sebuah layanan desain interior di AS— tirai fungsional dengan bilah lebar dari lantai hingga plafon biasanya tampak membosankan dan kurang efisien, khususnya dalam konteks hunian apartemen.
Sebaiknya, ganti tirai utilitarian dengan gorden motif khusus untuk memberikan sentuhan hangat dan menyenangkan di kamar tidur.
Berkat banyaknya unsur visual serta kreasi seni yang ada.
Terlalu banyak elemen visual dan karya seni juga menjadi barang yang tidak boleh disimpan di kamar tidur.
Emma Montgomery, desainer interior di Amerika Serikat, mengatakan Anda bisa menciptakan suasana tenang dan santai di kamar tidur dengan mengurangi elemen-elemen visual atau karya seni yang mungkin banyak menghiasi dinding kamar tidur.
Sebaliknya,gunakan furnitur minimalis, beberapa karya seni yang sederhana, dan ranjang berwarna netral untuk menciptakan nuansa damai dan rileks dalam ruangan ini.
Terlalu banyak rak
Abbey Naber, seorang desainer interior dari AS, mengatakan bahwa terdapat terlalu banyak rak terbuka di kamar tidur bisa menyebabkan ruangan tampak berantakan.
Apabila Anda memiliki rak terbuka, lebih baik menyimpan hanya beberapa item dengan memilih gaya dekorasi yang tepat.
Rak yang tidak tertutup idealnya harus dipergunakan untuk memajang hiasan saja, bukannya sebagai tempat penyimpanan benda-benda harian. Anda dapat mengisi rak tersebut dengan beberapa perlengkapan dekorasi pilihan serta bernilai sentimental.
Maka dari itu, kamarnya akan tercipta atmosfer yang nyaman serta mempromosikan istirahat yang lelap—seperti halnya kamar tidur ala Jepan yang populer berkat keunikannya dalam sederhana.
Ponsel dan televisi
Benda-benda yang sebaiknya tidak ditempatkan di dalam ruangan tidur antara lain ponsel dan TV. Adanya alat-alat elektronik tersebut dapat menyulitkan Anda untuk tertidur serta merusak mutu istirahat.
Oleh karena itu, perlu memastikan bahwa kamar tidur tanpa adanya alat elektronik guna menyediakan lingkungan yang semaksimal mungkin mendukung kedamaian.
Menurut Laura W Jenkins, desainer interior dari Amerika Serikat, kamar tidur idealnya harus berfungsi sebagai area untuk relaksasi dan melepaskan diri dari tekanan, oleh karena itu seharusnya tidak ada perangkat elektronik yang mengganggu.
Lebih baik jangan menaruh televisi di kamar tidur dan alihkan tempat pengecasan ke area yang berbeda guna meminimalkan jumlah peralatan elektronik.
Sebaliknya, masukkan beberapa buku, foto keluarga, serta barang-barang pribadi yang membuat Anda merasa nyaman agar dapat menenangkan pikiran.
Jenkins menyarankan untuk menggunakan warna yang lembut. Ini karena fungsi utama dari kamar tidur adalah untuk memperbaiki mutu istirahat serta menyediakan tempat relaksasi usai menjalani aktivitas sepanjang hari.
Warna-warna yang halus dan tak begitu mencolok lebih cenderung menenangkan di dalam kamar tidur. Anda bisa menerapkan cat tembok dengan nuansa merah gelap yang berfungsi membuat suasana kamar menjadi lebih tenang.
Komputer
Akhirnya, benda yang sebaiknya tidak ditaruh di kamar tidur adalah komputer atau laptop.
Menurut Gabriela Eisenhart, sang pemilik dan juga desainer utama dari Silo Studios--yaitu layanan desain interior berbasis di AS--kamar tidur harus menciptakan suasana yang menenangkan sebagai tempat untuk bersantai.
Sebab itu, usir komputer ataupun alat elektronik lain dari ruangan tidur Anda untuk mendapatkan istirahat yang baik.
Komentar
Posting Komentar