7 Orang Sebaiknya Hindari Konsumsi Durian, Serta Apa Kata Ahli Kesehatan Tentang Pasien Hipertensi?
UbiNews Durian merupakanbuah tropikal yang memiliki kandungan gizi sangat tinggi, lebih banyak dibandingkan kebanyakan jenis buah lainnya.
Sayangnya, buah yang bertekstur lezat dan beraroma kuat ini tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh individu dengan keadaan khusus tersebut.
Dilansir dari Healthline Durian memiliki nutrisi serta zat tumbuhan yang bisa menyehatkan tubuh, termasuk serat, vitamin B dan C, antosianin, karotenoid, polifenol, dan flavonoid.
Beberapa studi menyatakan bahwa memakan buah tersebut bisa membantu dalam pencegahan kanker, infeksi, serta meningkatkan kardiovaskular health.
Lantas, siapa saja orang yang dianjurkan untuk tidak mengonsumsi durian?
Orang yang tidak dianjurkan makan durian
Duriyan kaya akan zat-zat beraroma yang memunculkan bau tajam dan menusuk. Bau tersebut disenangi oleh beberapa orang, namun ditolak oleh sejumlah orang lainnya.
Karena aromanya yang begitu menyengat, buah durian dilarang di berbagai hotel serta moda transportasi publik di sejumlah negara ASEAN, seperti halnya di Indonesia.
Penelitian mengindikasikan bahwa terdapat 44 zat aktif di dalam buah tersebut, meliputi sejumlah zat yang mendukung aroma seperti sigung, karamel, telur busuk, buah, serta rempah-rempah kaldu.
Berikut ini adalah beberapa kelompok orang yang disarankan untuk menjauhi konsumsi buah durian:
1. Orang dengan kelebihan berat badan
Dikutip dari laman Very Well Fit , durian adalah salah satu buah dengan kandungan kalori paling tinggi.
Makan durian berukuran sedang seberat 1 kilogram dapat menyumbang 1.350 kalori atau sekitar 68 persen dari 2.000 kalori harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa.
Bahkan, mengonsumsi tiga hingga empat biji durian pun setara dengan mengonsumsi semangkuk nasi.
Makanan dengan kadar kalori yang tinggi bisa memiliki efek negatif pada kesejahteraan tubuh sebab dapat memperbesar kemungkinan terkena obesitas.
Maka dari itu, seseorang dengan berat badan berlebih harus menjauhi atau setidaknya memperkecil asupan buah durian.
Menurut Kementerian Kesehatan , obesitas yang tidak teratasi dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk asma, perlemakan hati, diabetes, dan hipertensi.
Memakan durian bisa memberi manfaat untuk kesehatan jantung, tetapi konsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas dan akhirnya menimbulkan penyakit jantung koroner.
2. Penderita diabetes
Durian memiliki nilai indeks glikemik (GI) 49, lebih rendah daripada buah-buahan tropis lain seperti semangka, pepaya, dan nanas.
Memakan makanan yang memiliki indeks glisemik (GI) rendah biasanya tidak akan membuat tingkat gula darah meningkat dengan cepat.
Namun, orang dengan diabetes masih dianjurkan untuk membatasi konsumsi durian karena kalori dan kandungan gula alaminya yang cukup tinggi.
Durian mengandung gula sederhana seperti sukrosa, fruktosa, dan glukosa yang dapat menyebabkan kadar gula darah pasien diabetes meningkat.
Bukan hanya itu, makan buah ini berpotensi mengganggu pengobatan diabetes, dan membuatnya tidak efektif.
Sebagai pencegahan, seperti dilansir A Healing Heart Medical Clinic , pasien diabetes tidak boleh mengonsumsi lebih dari dua biji durian dalam sehari.
3. Seseorang yang mengidap penyakit ginjal kronis
Dikutip dari laman HealthifyMe Orang yang mengidap penyakit ginjal atau sedang melakukan proses hemodialisis dilarang untuk memakan buah durian.
Sebuah penelitian menunjukkan, makan durian terlalu banyak dapat meningkatkan kadar kalium dalam tubuh.
Hal ini dikarenakan kalium dalam durian cukup tinggi, yakni 436 miligram per 100 gram, lebih tinggi daripada pisang, sekitar 358 miligram per 100 gram dan digadang sebagai buah tinggi kalium.
Kendati kalium membantu otot bekerja, termasuk mengendalikan detak jantung dan pernapasan, pasien dengan penyakit ginjal kronis perlu berhati-hati.
Ginjal yang sakit tidak mampu menyaring kalium dalam jumlah tinggi. Oleh karena itu, mineral ini dapat menumpuk dan menyebabkan hiperkalemia.
4. Penderita alergi
Meski jarang terjadi, durian dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang, sama seperti bahan pangan lain.
Alergi terhadap buah tersebut sudah dicatat sebelumnya dan dihubungkan dengan dermatitis kontak, yaitu inflamasi pada kulit yang ditandai dengan munculnya ruam merah berkelupasan yang disertai rasa gatal.
Apabila curiga ada alergi terhadap makanan ini, pasien harus secepatnya menemui dokter guna menjalani uji tuntas serta membatasi konsumsi buah durian.
5. Seseorang yang memiliki gangguan pada sistem pencernaan
Orang dengan sejarah gangguan pencernaan disarankan agar tidak memakan terlalu banyak buah durian.
Memakan buah durian secara berlebihan bisa menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan, misalnya timbulnya gas di perut atau kesulitan buang air besar.
Untuk mencegahnya, seseorang yang memiliki perut sensitif bisa mengurangi konsumsi duren menjadi antara dua hingga empat buah setiap hari.
6. Pasien hipertensi
Berikutnya, kondisi seseorang dengan anjuran makan durian yang kurang disarankan adalah bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Berdasarkan studi dalam Jurnal Internasional Properti Makanan Oleh para peneliti dari Universitas Kebangsaan Malaysia, ditemukan bahwa orang sehat yang mengonsumsi durian dengan jumlah kurang dari 250 gram tidak menunjukkan perubahan pada tingkat tekanan darah mereka.
Kenaikan tekanan darah yang kurang berarti dipicu oleh kadar kalium yang lumayan tinggi pada buah tersebut.
Akan tetapi, jika mengkonsumsi durian melebihi 500 gram, tekanan darahnya akan meningkat secara perlahan antara setengah hingga dua jam sesudahmemakan buah tersebut.
Tekanan darah meningkat setelah mengonsumsi durian secara berlebih karena kadar gulanya yang tinggi.
7. Peminum alkohol
Orang yang suka meminum alkohol sebaiknya tidak mengonsumsi buah durian.
Ahli menganggap bahwa zat kimia yang serupa belerangan pada buah durian bisa mencegah enzim spesifik merusak alkohol.
Akibatnya, tingkat etanol dalam aliran darah naik, yang dapat menyebabkan sejumlah gejala seperti rasa mual, muntahan, serta detak jantung menjadi tidak teratur.
Pengguna yang termasuk dalam kategori keadaan yang tidak disarankan untuk memakan durian harus berdiskusi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi buah tersebut.
Komentar
Posting Komentar