Aceh Besar dan Banda Aceh Diguncang 53 Gempa Beruntun, Inilah Penjelasannya dari BMKG

BANDA ACEH, UbiNews Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa daerah Banda Aceh serta Aceh Besar sudah mengalami 53 kali guncangan susulan pasca gempabumi dengan kekuatan Skala Richter 5,2 yang menerjang pada hari Minggu, tanggal 30 Maret 2025.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, melalui pernyataan tertulisnya terkait hal tersebut mengungkapkan UbiNews Melalui WhatsApp pada Rabu (2/4/2025), disebutkan bahwa dari total 53 gempabumi susulan yang terjadi, 7 diantaranya dapat dirasakan oleh warga setempat.

"Andi menjelaskan bahwa penyebab dari gempa susulan tersebut tetap identik, yaitu karena kegiatan sesar di Seulimeum, Aceh Besar," katanya.

Namun begitu, Andi mengklaim bahwa gempabumi tersebut tidak memiliki potensi untuk menciptakan tsunami.

Dia meminta publik agar tetap waspada terhadap kegiatan gempa susulan yang masih berlanjut.

"Bila terjadi guncangan gempa, harap tetap tenang dan jangan khawatir," katanya.

Andi juga meminta masyarakat agar tidak terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. "Pastikan informasi resmi diterima bersumber dari BMKG dan BPBD setempat," tuturnya.

Sekitar pukul 09.58 WIB pada hari Minggu, 30 Maret 2025, terjadi gempabumi dengan kekuatan Magnitudo 5,2 yang mengguncang daerah Kuta Baro, Aceh Besar.

Gempa itu berada di titik koordinat 5,55° LU dan 9,57° BT, secara spesifik terjadi sejauh 16 km ke arah tenggara Banda Aceh di dalam daratan dengan kedalaman 12 km.

Andi menyatakan bahwa dengan melihat posisi titik pusat gempa dan kedalamannya, terlihat bahwa guncangan ini adalah tipe gempa permukaan yang dipicu oleh kegiatan di Sesar Seulimeum. Dia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan pemeriksaan tentang aspek internal gempa, diketahui adanya gerakan gesekan turun atau biasa dikenal sebagai oblique normal. Keterangan tersebut disampaikan Andi lewat pernyataan tertulisnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Protest Erupts: Demonstrators Storm Education Ministry, Call for FUOYE VC's Suspension Over Sexual Harassment Claims