Akhir Kekacauan Persib: Bobotoh Tunggu Keputusan Transfer yang Menentukan untuk Persija dan PSIS di Liga 1
UbiNews - Berita mengenai Liga 1 ditunggu oleh para pendukung Persib Bandung, klub tersebut kemungkinan besar akan melakukan pembelanjaan besar-besaran sebelum pasar transfer untuk musim 2025/2026 resmi terbuka.
Halo bobotoh, kabarnya Persib Bandung diberitakan akan mengaktifkan klausul kontrak beberapa pemain yang juga merupakan anggota Timnas Indonesia dari klub seperti Arema FC sampai dengan Persija Jakarta.
Maka, apa sebabnya Persib Bandung mengambil tindakan itu? Persija dan PSIS Semarang menjadi contohnya.
Berita terkini menyebutkan bahwa Persib Bandung sedang berupaya keras untuk meraih gelaran juara di Liga 1 musim 2024/2025.
Selain itu, Persib Bandung akan melakukan regenerasi pada skuadnya untuk musim 2025/2026.
Mengingat, banyak pemain Persib Bandung yang kontraknya akan berakhir dalam waktu dekat.
Sebagai bagian dari proses pergantian tim, Persib Bandung mengejar para pemain yang masih muda.
Berita tersebut dibagikan oleh akun Instagram yang berfokus pada sepak bola nasional, @serdadumerahputih_1945, pada hari Minggu, 30 Maret 2025.
Para pemain muda yang ditargetkan oleh Persib Bandung adalah Rizky Ridho, Afeandra Dewangga serta Saddil Ramdani.
"Proses Regenerasi. Di samping mengejar gelar juara B2B, Persib Bandung juga tengah merencanakan proses regenerasi tim lantaran sejumlah pemain telah mencapai batas waktu kontrak mereka," demikian tertulis dalam unggahan akun tersebut.
"Nama-nama pemain Grade A Indonesia sedang diburu Persib Bandung seperti Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga, Saddil Ramdani," sambung akun itu.
Persib Bandung bakal mengeluarkan uang banyak guna mendatangkan pemain-pemain tersebut.
Rizky Ridho dan Alfeandra Dewangga bisa menjadi proyek jangka panjang buat Persib Bandung.
Mengingat usia kedua pemain tersebut masih cukup muda.
Belum termasuk dari segi kualitas, kedua hal tersebut tidak perlu dipertanyakan.
Namun, kesempatan Persib Bandung untuk merekrut Rizky Ridho dan Alfeandra Dewangga mungkin menghadapi banyak rintangan.
Memperhatikan bahwa kedua atlet itu tetap berkomitmen dengan timnya masing-masing.
Rizky Ridho tetap berada dalam jangkauan kontraknya dengan Persija Jakarta sampai tanggal 30 Juni 2026, sementara Alfeandra Dewangga masih memegang kontrak di PSIS Semarang yang akan habis pada 30 Juni 2027.
Sebaliknya, Rizky Ridho dikabarkan ditarik ke luar negeri berkat penampilan cemerlangnya bersama Timnas Indonesia.
Itu menjadikan kesempatan Persib Bandung untuk merekrut Rizky Ridho dari Persija Jakarta menjadi sangat tipis.
Pada saat yang sama, Persib Bandung mempunyai kesempatan untuk mendapatkan Alfeandra Dewangga.
Salah satu faktornya adalah masalah krisis yang sedang melanda PSIS Semarang.
Persib Bandung tidak ragu untuk merogoh kocek dalam-dalam demi mendaratkan Alfeandra Dewangga.
Sebelumnya, Persib Bandung disebut-sebut tertarik pada bek Arema FC, Achmad Maulana Syarif.
Bahkan, tim favorit para pendukung Bobotoh tersebut dilaporkan bersiap untuk membeli kembali kontrak Achmad Maulana yang ada di Arema FC.
Seperti yang dilaporkan TribunWow.com berdasarkan data dari Transfermarkt.com, Achmad Maulana tetap memiliki ikatan kontrak dengan Arema FC sampai tanggal 31 Mei 2026.
Berdasarkan nilai pasarnya, Achmad Maulana bernilaiRp 2,61 miliar.
Artinya, Persib Bandung harus merogoh kocek cukup dalam untuk membeli dan menandatanganikan Achmaj Maulana.
Belum lagi, Persib Bandung harus bernegosiasi dan merayu Achmad Maulana dengan memberi gaji tinggi dan fasilitas menarik lainnya.
Akan tetapi, tampaknya hal itu akan sebanding dengan uang yang akan dikeluarkan Persib Bandung.
Mengingat Achmad Maulana adalah pemain yang diandalkan Arema FC.
Namun, belum ada konfirmasi dari pihak Persib Bandung terkait rumor Achmad Maulana maupun isu regenerasi skuad.
Playmaker asing dari Arema FC, Wiliam Marcilio, sedang mengalami nasib yang tidak menyenangkan.
Menurut laporan TribunWow.com, Wiliam Marcilio telah keluar dari tim Arema FC.
Walaupun William Marcilio tidak berhasil direkrut oleh saingan Arema FC, yaitu Persebaya Surabaya.
Diketahui bahwa Wiliam Marcilio benar-benar sempat dihubung-hubungkan dengan tim Persebaya Surabaya.
William Marcilio menjadi incaran Persebaya Surabaya setelah mengalami nasib sial di Arema FC karena tidak dipertandingkan dalam lima pertandingan berturut-turut.
Sebenarnya, William Marcilio adalah pemain utama untuk Arema FC pada babak pertama Liga 1 musim 2024/2025.
Pemain dari Brasil itu mencatatkan 19 penampilan selama 1.272 menit dalam kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 untuk Arema FC, meraih lima gol serta menyumbangkan enam assists.
"RUMORS. Persebaya Surabaya kabarnya tertarik untuk mendatangkan gelandang serang milik Arema FC, Yakni : Wiliam Marcilio (28)."
Wiliam Marcilio sekarang masih memakai seragam Arema FC ?????. Dia sudah mengemas 5 gol dan 6 assist dalam 19 pertandingannya.
"FYI: Setelah pergantian pelatih di Arema FC (Zé Gomes ????????) William Marcilio jarang dimainkan," demikian tulisan @transfernews_ft1.
Kepala Operasi Persebaya, Candra Wahyudi menyampaikan bahwa tim mereka tidak memiliki niat untuk merekrut Wiliam Marcilio.
"(Apakah Wiliam untuk Persebaya?)" "Tidak. Hingga saat ini belum ada kabarnya," ujar Candra Wahyudi seperti dikutip TribunWow.com dari BolaSport.com, pada hari Kamis, 27 Maret 2025.
Namun, Wiliam Marcilio sepertinya akan tetap keluar dari Arema FC walaupun tidak berhasil direkrut oleh Persebaya Surabaya.
Sebab, ada Arema FC disebut-sebut mengincar dua playmaker asing yang siap menggantikan posisinya.
Apabila salah satunya bertransaksi dengan Arema FC, dapat dipastikan bahwa posisi Wiliam Marcilio tidak stabil dan cenderung terancam.
Maka, siapa sajakah kedua pemain pengatur permainan asing yang saat ini disebut-sebut untuk bergabung dengan Arema FC?
Siapakah mereka?
1. Vico Duarte
Pertandingan dimulai dengan pemain Vico Duarte.
Informasi tersebut diposting oleh akun Instagram yang fokus pada berita tentang sepak bola dalam negeri serta perpindahan pemain, @transfernews_ft1, pada hari Selasa, 1 April 2025.
"GOSIP! Bermain gemilang di samping PSS Sleman, Arema FC dilaporkan berminat merekrut Vico Duarte," demikian bunyi postingan itu.
Maka, apa kesempatan Arema FC untuk merekrut Vico Duarte?
Vico Duarte merupakan pemain yang direkrut oleh PSS Sleman pada jendela transfer pertengahan musim 2024/2025.
Walaupun merupakan pemain baru, Vico Duarte berhasil menampilkan performa yang memukau saat membela PSS Sleman.
Vico Duarte telah menyelenggarakan 10 pertandingan atau total 833 menit bersama tim Laskar Super Elja dalam kompetisi Liga 1 musim 2024/2025.
Dalam 10 laga tersebut, Vico Duarte berhasil mengemas dua gol serta duaassist.
Berkaca dari itu, PSS Sleman berpotensi tak akan melepas Vico Duarte begitu saja ke klub lain.
Oleh karena itu, kesempatan Arema FC untuk merekrut Vico Duarte cukup sulit lantaran dia merupakan pemain kunci di PSS Sleman.
Namun, Vico Duarte mungkin akan meninggalkan PSS Sleman karena Laskar Super Elja berisiko terdegradiasi ke Liga 2.
Apabila PSS Sleman terdegradasi, tidak mustahil bagi Vico Duarte untuk meninggalkan tim kesayangan Slemania dan Brigata Curva Sud itu.
Keadaan tersebut dapat dieksploitasi oleh Arema FC untuk melakukan manuver dengan menarik perhatian Vico Duarte.
Tunggu saja, apakah Arema FC benar-benar bisa mendapatkan Vico Duarte atau justru informasi tersebut hanyalah spekulasi semata?
Mengingat Arema FC belum memberi konfirmasi terkait isu gaet Vico Duarte.
2. Vitor Barata
Pemain kedua adalah Vitor Barata.
Berita tersebut ditampilkan oleh akun @transfernews_ft1 pada hari Selasa, 1 April 2025.
"Desas-desus! Arema FC dilaporkan berminat untuk merekrut Vitor Barata. Saat ini, Vitor Barata memperkuat Persibo Bojonegoro," demikian bunyi postingan itu.
Vitor Barata merupakan seorang playmaker dari Brasil yang akan memperkuat Persibo Bojonegoro di musim 2024/2025.
Tampilannya sesuai untuk bermain dengan Persibo Bojonegoro dan ia menjadi idolanya para pendukung Boromania.
Sayang sekali, dia tidak berhasil memimpin Persibo Bojonegoro untuk mendapatkan kenaikan divisi ke Liga 1.
Sebaliknya, Persibo Bojonegoro terdegradasi ke Liga 3.
Vitor Barata menyusun 17 pertandingan dengan total 1.313 menit bertanding untuk Persibo Bojonegoro dalam musim Liga 2 2024/2025.
Dalam 17 laga yang dimainkannya, Vitor Barata berhasil mencetak empat gol serta menyumbangkan enam assist.
Kemungkinan Arema FC untuk merekrut Vitor Barata cukup terbuka.
Mengingat, kontrak Vitor Barata di Persibo Bojonegoro pada 30 Juni 2025.
Artinya, Arema FC dapat merekrut Vitor Barata dengan cara bebas biaya transfer setelah pihak Persibo Bojonegoro memilih tidak melanjarkan kontraknya.
Arema FC perlu bertindak cepat sebelum Vitor Barata sebelum pemain tersebut memperoleh tambahan kontrak dari Persibo Bojonegoro.
William Marcilio Diusir Karena Perilaku Profesional yang Tak Baik?
Kabarnya, Wiliam Marcilio tersingkir dari skuad Arema FC karena memiliki etika yang buruk.
Pada awalnya, mantan pelatih Arema FC, Ali Rifky menyampaikan bahwa Wiliang Marcilio memiliki masalah saat masih bersama tim Arema FC dan sering kali terlibat dalam perselisihan dengan para pemain lainnya.
"Sekalian ada yang tanya masalah Wiliam ini jawabannya (Infonya seperti ini)," tulis Ali Rifki di Instagram pribadinya @alirifki_87 terkait nasib Wiliam Marcilio di Arema FC pada Senin (24/2).
"Wiliam bad attitude. Melawan pelatih dan merasa dirinya bintang. Juga memprovokasi pemain lain untuk melawan pelatih dan juga adu domba antara Lokoli dan Dalberto. Berantem juga dengan Pablo," lanjut mantan manajer Arema FC tersebut.
Segera setelah itu, William Marcilio menyangkal pernyataan Ali Rifky tersebut.
"Setiap kebohongan (emoji tutup muka)," tuliskan Wiliam Marcilio melalui akun Instagram pribadi @wiliamm96 pada hari Selasa (25/2).
Eks pemain Arema FC, Carlos Fortes membela Wiliam Marcilio.
Pertahanan Carlos Fortes atas William Marcilio muncul di bagian komentar postingan akun Instagram @bocahbolaid yang membahas sepak bola tanah air, pada hari Rabu, 26 Februari 2025.
“Jangan mudah percaya terhadap segalanya yang beredar di dunia maya. Seseorang mengatakan tak ingin memperbarui kontraknya dengan AREMA. Ketika mendapat tawaran dari PSIS, aku telah menyampaikan informasi tersebut kepada semua pihak dan mencoba menjelaskan namun sepertinya tidak ada yang peduli. Kemudian dia kembali berkata bahwa ia enggan memperbaharui kontrak demi membuat para pendukung AREMA menjadi musuh dengannya,” ungkap Carlos Fortes sambil membela Wiliam Marcilio.
Ali Rifky tidak mempedulikan perkataan yang disampaikan Carlos Fortes itu.
Menurut dia, seluruh pesepakbola di Liga Indonesia telah mengetahui sosok Carlos Fortes yang sesungguhnya.
@carlosfortes99oficial jika hanya untuk mengatakan 'Forthes' saja tidak lucu,, bebas ingin ngobrol apa pun terserah Anda, semua pemain sudah tahu tingkah laku Forthes seperti apa," tulis Ali Rifky saat merespons komen Carlos Fortes.
Carlos Fortes tidak menerima hal tersebut dan menginginkan penjelasan dari Ali Rifky.
Carlos Fortes menganggap dirinya mempunyai ikatan positif dengan seluruh atlet, tim staf sampai petugas Arema FC.
Bomber dengan rambut dreadlock itu mengungkapkan bahwa Ali Rifky sering kali membagi informasi palsu di platform media sosial.
Ia kemudian membongkar 'dosa' Ali Rifky.
Ketika Gilang Widhia Pramana, yang lebih dikenal sebagai Juaragan 99 (mantan pejabat dari Arema FC), sedang dicek oleh kepolisian, Ali Rifky melarikan diri.
Ali Rifky dan timnya saat itu pula enggan berkomentar ketika Carlos Fortes menerima penawaran dari PSIS Semarang.
Berikut balasan Carlos Fortes untuk Ali Rifky tersebut:
"@alirifki_87 perilaku seperti apa? Anda bertanya pada setiap orang apakah saya tidak selalu menghormati semua orang, mereka akan menjawab Anda, sampai hari ini saya berbicara dengan semua orang, pelatih, fisioterapis, tukang pijat, asisten lemari pakaian, saya selalu memperlakukan semua orang dengan rasa hormat yang sebesar-besarnya, dalam karier saya, saya selalu berperilaku baik dan saya telah menjadi teladan dalam semua sesi pelatihan, tidak seperti Anda yang datang untuk menciptakan kebohongan di internet untuk mencemarkan nama baik pemain."
atau kalian lupa saat juragan99 tengah ditindakan polisi dan semuanya pergi tanpa jejak meninggalkan regangan kami seorang diri di Bali, benar kan? Dan saat agenku mencoba menghubungi kalian berulang kali terkait penawaran PSIS, tak satupun dari kalian merespons.
Ali Rifky selanjutnya mengembalikan pesan Carlos Fortes dengan nada yang menyindir.
"@carlosfortes99oficial benar-benar luar biasa... TERBAIK," tulis Ali Rifky.
Tidak ingin kalah, Carlos Fortes kemudian menanggapi balik candaan Ali Rifky dengan menyebutkan insiden kanjuruhan.
@alirifki_87 Kamu adalah yang unik, 130 orang lainnya tidak boleh dilupakan, kata Carlos Fortes kepada manajer senior.
(TribunWow.com /ltribunkalteng)
Komentar
Posting Komentar