Apa Saja Penyakit yang Dapat Disembuhkan oleh Sayur Pare?

UbiNews - Pare atau Momordica charantia adalah sayuran dengan cita rasa pahit yang tumbuh di wilayah tropis.

Tersembunyi di balik rasanya yang pahit, ada banyak senyawa aktif dengan peranan vital untuk memelihara kondisi fisik kita.

Walau terkadang dipandang remeh akibat rasa yang tidak disukai, pare sudah lama dimanfaatkan dalam penyembuhan tradisional.

Kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan yang tinggi pada pare membuatnya menjadi bahan alami yang efektif untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Maka, apa sajakah penyakit yang dapat ditangani dengan memakan sayuran pare?

Untuk apa sayur pare dapat digunakan sebagai obat?

Pare yang telah matang siap untuk diambil saat memiliki bentuk lonjong, warnanya keabu-abuan muda, serta permukaannya beralih menjadi bergelombang atau bertunas.

Berikut penyakit yang bisa diatasi dengan mengonsumsi sayur pare:

1. Diabetes

Dilansir dari Healthline, penelitian yang dilakukan selama 3 bulan pada 24 orang dewasa dengan diabetes menunjukkan, mengonsumsi 2.000 mg pare setiap hari dapat menurunkan gula darah dan hemoglobin A1c.

Penelitian lainnya pada 40 orang dengan diabetes menemukan, konsumsi 2.000 mg pare per hari selama 4 minggu bisa penurunan kadar gula darah.

Khasiat sayur pare yang dimanfaatkan sebagai suplemen juga bisa menurunkan kadar fruktosamin, penanda jangka pendek untuk kontrol gula darah.

Namun, penelitian di atas masih terbatas, dibutuhkan penelitian lainnya yang lebih besar dan berkualitas tinggi untuk memahami bagaimana sayur pare bisa memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh.

2. Kanker

Masih dari sumber yang sama, studi juga menunjukkan bahwa pare mengandung senyawa tertentu yang memiliki sifat antikanker.

Pada suatu studi percobaan laboratorium, ekstrak pare menunjukkan keefektivan dalam menghancurkan sel-sel kanker perut, usus besar, paru-paru, serta nasofaring yaitu daerah yang berlokasi di bagian belakang hidung pada rongga tenggorokan.

Penelitian lain yang dilakukan pada tabung reaksi dan hewan menemukan hasil yang serupa, yakni ekstrak pare mampu memblokir pertumbuhan dan penyebaran sel kanker payudara, serta mendorong kematian sel kanker.

Namun, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan ekstrak pare dalam jumlah yang terkonsentrasi pada sel individu di laboratorium.

Lebih banyak studi diperlukan untuk mengungkap cara kerja pare terhadap pertumbuhan dan perkembangan kanker pada manusia saat dikonsumsi dalam porsi biasa.

3. Kolesterol

Konsentrasi kolesterol yang tinggi di dalam tubuh bisa mengarah pada pembentukan deposito plaque lemak di vena, membuat jantung berusaha ekstra keras saat memompakan darah.

Keadaan itu menaikkan peluang timbulnya masalah pada jantung.

Sejumlah studi yang dijalankan pada binatang mengindikasikan bahwa memakan pare bisa membantu mereduce tingkat kolesterol dan mendukung kebugaran jantung secara menyeluruh.

Studi pada manusia menghasilkan temuan bahwa memberikan ekstrak pare yang dapat larut dalam air bisa menimbulkan penurunan tingkat LDL atau kolesterol buruk dengan signifikan ketimbang plasebo.

4. Infeksi mikroba

Dilansir dari Medicine Net, Penelitian lain juga menyatakan bahwa pare kaya akan berbagai zat kimia bioaktif yang memiliki sifat antibakteri.

Ekstrak pare bisa mendukung pencegahan infeksi akibat beberapa macam kuman, misalnya bakteri. E. coli, Helicobacter, Staphylococcus , dan Salmonella.

Ilmuwan pun sudah mengidentifikasi sejumlah protein dalam labu siam yang berpotensi melawan virus HSV-1, SINV, dan HIV.

5. Gangguan metabolisme tubuh

Pare memiliki sejumlah senyawa fitokimiawi aktif yang bersifat antioksidan kuat. Senyawa-senyawa tersebut sangat membantu dalam perlindungan sel terhadap stres oksidatif.

6. Peradangan

Perlu diingat bahwa pare mengandung banyak polifenol. Zat ini terkenal karena dapat membantu meredakan inflamasi dalam tubuh.

Dikutip dari WebMD, semakin banyak kandungan polifenol, semakin besar efek anti-inflamasi yang dihasilkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Protest Erupts: Demonstrators Storm Education Ministry, Call for FUOYE VC's Suspension Over Sexual Harassment Claims