Baru Tau! Jangan Semprot Oli Mesin Mobil dengan Kompresor Udara
Baru Sadar, Menggantikan Minyak Mesin Kendaraan Tak Boleh Diblow Air Kompressor
Penggantian minyak pada mesin mobil harus dijalani dengan teratur. Ketika melakukan pergantian minyak mesin mobil, sebaiknya jangan menyemprotkannya menggunakan angin dari kompressor, dan berikut penjelasan mengapa hal tersebut tidak dianjurkan.
UbiNews/ Tips & Trick
Ryan Fasha March 19th, 12:00 PM March 19th, 12:00 PMUbiNews Ganti oli mesin harus dilakukan secara rutin pada interval kilometer tertentu.
Hal ini untuk menjaga pelumasan dan menjaga kondisi mesin untuk terus dalam kondisi baik.
Pada saat mengganti minyak mesin mobil, sebenarnya tidak dianjurkan untuk menyemprotkannya dengan angin bertekanan atau angin kompresor ya.
"Ya betul, sebaiknya saat ganti oli mesin mobil itu enggak usah disemprot angin kompresor," buka Agus Woles, kepala mekanik bengkel spesialis diesel X-Boost Station.
"Saat baut pembuangan dibuka biarkan saja sampai benar-benar tidak menetes lagi," jelasnya.
Mengapa tidak dianjurkan untuk meniupkan udara dari kompressor ke lubang masuk ketika mengganti minyak pada mesin mobil?
"Tekanan angin kompresor yang tinggi membuat kemungkinan uap air terbawa masuk ke dalam mesin," jelasnya.
Uap air ini bisa menempel di permukaan komponen besi seperti noken as dan mekanisme klep.
Apabila metode itu terus-menerus dijalankan, bisa jadi akan menganggu pelumasan.
"Kalau uap air terlalu banyak bisa saja karat muncul lho, jadi bahaya kan," terang Woles panggilan akrabnya.
Tentu saja, metode mengkompress angin dengan peralatan ini dapat mempercepat keluarnya minyak sebab terdapat tekanan udara di dalam mesin.
Oleh karena itu ada baiknya hindari menyemprotkan angin kompresor, enggak apa-apa biarkan agak lama sampai oli bekas keluar dengan tuntas.
Kini baru mengetahui bahwa menggantikan minyak mesin mobil sebaiknya tidak menggunakan semprotan kompressor bertekanan.
Copyright UbiNews2025
Related Article
Komentar
Posting Komentar