Gempa 4.5 Magnitudo Mengguncang Wakatobi, Sulawesi Tenggara: Cek Lokasi di Sini dengan BMKG
UbiNews - Informasi gempa hari ini, dirilis oleh Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG terjadi di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Selasa (1/4/2025).
Berdasarkan informasi dari akun @infoBMKG melaporkan pusat gempa terkini 2 menit yang lalu, gempa bumi terjadi di Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
Berdasarkan laporan dari BMKG, hipocentrum gempa terakhir yang tercatat di Sulawesi Tenggara ada di ketinggian 10 km dan kejadian tersebut terdaftar pada pukul 22:25 Waktu Indonesia Bagian Barat.
Intensitas dari guncangan gempa tersebut mencapai skala 4,5 pada kekuatan Richter dan titik asalnya terletak sejauh 99 kilometer arah tenggara laut Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
Koordinat guncangan gempa yang terjadi hari ini adalah 4.52 LS, 123.99 BT, di wilayah Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
Informasi guncangan gempa terbaru 2 menit yang lalu di Wakatobi, Sulawesi Tenggara berkekuatan magnitud 4.5 diperoleh dari akun resmi X @infoBMKG.
Gempa Magnitudo: 4.5, Tanggal: 01-April-2025 Pukul: 22:25:48 WIB, Lokasi: 4.52 LS, 123.99 BT (99 km ke arah Timur Laut dari WAKATOBI-SULTRA), kedalaman: 10 Km #BMKG
Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
Meski demikian, gempa di Sultra tidak berpotensi tsunami.
Namun masyarakat Wakatobi dan sekitarnya diminta waspada potensi gempa susulan yang mungkin terjadi.
Apakah ada langkah-langkah tertentu yang perlu diambil sebelum guncangan, ketika sedang berlangsung, serta setelah sebuah gempa bumi terjadi?
Sebelum terjadi gempa bumi
A. Kunci Utama adalah
Mengetahui apa itu guncangan gempa bumi;
Pastikan bahwa desain dan posisi rumah Anda aman dari risiko akibat guncangan gempa seperti longsor, likuefaksi, dan sebagainya;
Menilai kembali dan memperbaharui struktur gedung Anda untuk mencegah kerusakan akibat guncangan gempa bumi.
B. Kenali Lingkungan Tempat Anda Bekerja
Amati posisi gerbang, elevator, dan anak tangga evakuasi, sehingga jika suatu saat terjadi guncangan gempa, Anda telah mengenal area yang paling tepat sebagai lokasi perlindungan diri.
Belajar melakukan P3K;
Mempelajari cara penggunaan peralatan pemadam kebakaran;
Tulis nomor kontak darurat yang bisa dijangkau ketika ada guncangan gempa bumi.
C. Persiapan Sehari-hari di Tempat Kerja dan Rumah Anda
Perabotan (lemari, cabinet, dll) diatur menempel pada dinding (dipaku, diikat, dll) untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempa bumi.
Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.
Pastikan untuk selalu menonaktifkan air, gas, dan listrik ketika tidak dalam penggunaan.
D. Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempabumi adalah akibat kejatuhan material
Susun barang dengan seberat mungkin ditempatkan di bagian bawah.
Periksa keselamatan objek yang menggantung dan berpotensi jatuh selama guncangan gempa bumi (seperti lampu dan sebagainya).
E. Perlengkapan yang perlu tersedia di masing-masing lokasi
Kotak P3K;
Senter/lampu baterai;
Radio;
Makanan suplemen dan air.
Saat terjadi gempa bumi
A. Apabila Anda sedang di dalam gedung
Rahasiakan tubuh dan kepalamu dari sisa-sisa bangunan yang roboh dengan berlindung di bawah meja dsb;
Temukan lokasi teraman dari sisa-sisa runtuhan dan getaran gempa tersebut.
Lari ke luar apabila masih dapat dilakukan
B. Apabila sedang di luar gedung atau area terbuka
Berjauhanlah dari struktur di area sekeliling Anda seperti gedung-gedungan, tiang-tiang listrik, pepohonan, dan lain-lain.
Amati lokasi langkah Anda, waspadai jika ada retakan di tanah.
C. Apabila Anda tengah memandu mobil
Keluar, turun, dan berpindah jauh dari kendaraan untuk menghindari bahaya jika terjadi pergantian posisi atau kebakaran.
Lakukan point B.
D. Apabila Anda menetap atau sedang berada di tepi pantai
Pergi jauh dari pesisir untuk mencegah ancaman gelombang tsunami.
E. Bila Anda berdomisili di area perbukitan
Jika terdapat guncangan gempa, jauhi area yang berisiko mengalami tanah runtuh.
Setelah terjadi gempa bumi
A. Apabila Anda sedang di dalam gedung
Keluar dari gedung itu dengan teratur;
Hindari menggunakan eskalator atau elevator, lebih baik pakai anak tangga saja;
Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K;
Telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.
B. Teliti Lingkungan Di Sekitar Anda
Periksa apabila terjadi kebakaran.
Periksa apabila terjadi kebocoran gas.
Pastikan tidak ada koneksi arus pendek pada sistem listrik.
Teliti saluran dan tabung air.
Pastikan untuk memeriksa jika terdapat sesuatu yang berbahaya (seperti memutus aliran listrik, menghindari penyalahan api, dan sebagainya).
C. Hindari masuk ke gedung yang telah diguncang gempa
Oleh karena itu, mungkin ada sisa-sisa reruntuhan yang belum dibersihkan.
D. Hindari area yang terkena dampak gempa
Ancaman tambahan tetap mungkin timbul.
E. Mendengarkan informasi.
Perhatikan berita tentang guncangan aftershock melalui siaran radio jika ada gempa susulan yang terjadi.
Jangan dengan cepat terhasut oleh rumor atau informasi yang asal-usulnya belum pasti.
F. Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi
G. Jangan khawatir dan jangan sampai terlupakan untuk senantiasa meminta pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Esa guna menjaga keamanan serta keselamatan bagi kita semua.
Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI dan dampaknya yang dapat dipelajari.
I MMI
Guncangan dari gempa hanya terasa di bawah kondisi yang sangat istimewa dan hanya oleh sebagian orang saja.
II MMI
Goncangan akibat gempa dapat dirasakan sebagian orang, di mana objek-ringan tergantung seperti lampu hias ikut berayun.
III MMI
Guncangan dari gempa terasa secara pasti di dalam bangunan.
Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.
IV MMI
Di tengah hari, kegaduhan terasa di dalam bangunan oleh sebagian besar penghuni, sementara di luar hanya sedikit yang merasakannya; keramik retak, jendela serta pintu goyang sampai berdebum, dan dinding pun ikut mengeluarkan suara.
V MMI
Guncangan dari gempa bumi bisa dirasakan kebanyakan orang; mereka panik dan lari ketakutan, piringan keramik retak atau punah, peralatan melompat keluar tempatnya sendiri, tiang serta objek besar nampak goyang-goyang, sementara bandul pada bel menggantung diam.
VI MMI
Gelombang guncangan gempabumi terasa oleh setiap individu.
Banyak orang kaget dan langsung melarikan diri, plester dari dinding lepas dan cerobong asap pabrik mengalami kerusakan kecil.
VII MMI
Setiap orang di dalam rumah pergi.
Rumah mengalami kerusakan kecil namun memiliki struktur dan konstruksi yang solid.
Pada struktur yang memiliki kualitas kurang memadai, muncul keretakan dan bahkan ambruk, sementara itu cerobong asap patah.
Dan getarannya bisa dirasakan oleh penumpang yang sedang naik kendaraan.
VIII MMI
Gangguan kecil pada struktur gedung yang kokoh.
Retak pada struktur gedung yang tidak memadai, tembok lepaskan diri dari rangka hunian, cerobong asap pabrik serta patung runtuh, air menjadi keruh.
IX MMI
Rusaknya struktur bangunan yang kokoh, rangka rumah berubah bentuk dan tak lagi tegak, serta muncul banyak retakan di dinding.
Kediaman itu nampak berpindah dari dasar semula. Saluran air di dalam bangunan tersebut patah.
X MMI
Struktur kayu yang kokoh hancur, kerangka bangunan terlepas dari fondasi, tanah retak sepanjang garis lengkung, longsoran tanah merata di setiap aliran sungai serta area berbukit.
XI MMI
Gedung-gedung yang masih bertahan hanya sebagian kecil.
Jembatan rusak, terjadi lembah.
Saluran bawah tanah menjadi tak berguna, tanah pecah-pecah, dan jalurnya sangat berkelok-kelok.
XII MMI
Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.
Lanskap menjadi suram, objek dilempar ke angkasa.
(*)
Rilis Terkini Mengenai Guncangan Tanah Hari Ini
(UbiNews/ Cornel Dimas Satrio K)
Komentar
Posting Komentar