Guru dan Perawat Akan Nikmati Rumah dengan Harga Terjangkau

Disebutkan bahwa pemerintah berencana menyediakan perumahan bersubsidi bagi sejumlah profesi tertentu seperti tenaga kesehatan (nakes), guru, hingga nelayan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan 30.000 unit hunian untuk tenaga kesehatan, 20.000 unit untuk guru, serta 20.000 unit lagi untuk nelayan.

Bapak President Prabowo telah menyatakan bahwa pada tahun ini kita sudah menyiapkan 20.000 unit rumah bersubsidi untuk para guru, dan pembangunan tersebut sudah dimulai pekan lalu di Bogor. Setelah lebaran, kami akan segera memulai program serupa bagi tenaga kesehatan seperti bidan, perawat serta petugas kesehatan masyarakat dengan jumlah keseluruhan mencapai 30.000 orang, selanjutnya setelah itu adalah penyiapan hunian bagi 20.000 nelayan," jelas sang menteri yang biasanya dipanggil Ara saat bertemu di kediaman Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Jakarta, demikian dilansir dari sumber tersebut. Antara , Rabu (2/4).

"Demikian pula untuk Korps Marinir (AL) dan Tentara AU, sebab Kepolisian dan TNI, militer telah dilibatkannya," tambahnya.

Ara mengatakan bahwa proyek ini telah memperoleh persetujuan dari presiden serta Bank Indonesia (BI) dengan menerapkan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Di samping ketiga jenis pekerjaan itu, Ara menambahkan bahwa mereka berencana menciptakan perumahan bersubsidi khusus bagi jurnalis.

"Kita akan mengadakan pertemuan dengan para jurnalis nantinya, dan saya menyediakan 1.000 unit hunian bersubsidi untuk mereka," ujar Ara.

Sektor sebelumnya, Departemen Perumahan yang Dikelola Bersama dan Departemen Pendidikan Dasar serta Menengah pernah memberikan 250 unit hunian bersubsidi kepada guru-guru di Kota Bogor.

Pengiriman 20 unit hunian baru secara cuma-cuma diserahkan lewat proses tandatangan MoU guna memfasilitasi Program Rumah untuk Guru Indonesia demi mengapresiasi para tenaga pengajar. Tanda tangan ini diperkuat dengan dukungan dari PT Bank Tabungan Negara (BTN), yang berperan sebagai mitra utama dalam program tersebut.

"Presiden (Prabowo) memiliki penghargaan yang besar kepada para guru, program ini mencerminkan apresiasi dari presiden untuk guru-guru di Indonesia," papar Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait atau biasa dikenal sebagai Ara dalam acara Peserta Kahuripan 10, di Kabupaten Bogor, pada hari Selasa (25/3).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Protest Erupts: Demonstrators Storm Education Ministry, Call for FUOYE VC's Suspension Over Sexual Harassment Claims