Jenazah Ray Sahetapy Dipindahkan ke RSPAD Gatot Subroto: Situasi Terkini

Jenazah pemeran Ray Sahetapy dimakamkan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Informasi tersebut diberikan oleh putranya, Rama Sahetapy melalui unggahanannya.

Di unggahannya melalui Instagram Story, Rama berbagi berita sedih tentang wafatnya Ray Sahetapy. Ray meninggalkan dunia pada tanggal 1 April 2025 jam 21:04 WIB.

Rama menyampaikan bahwa keluarganya berharap dukungan setelah kepergian Ray. "Seluruh anggota keluarga sangat minta pengampunan dan mendoakan yang terbaik. Jasad akan diproses di Rumah Duka Sentosa Blok C, RSPAD Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat," demikian tertulis oleh Rama.

Surya Sahetapy merilis berita tentang kematian Ray Sahetapy melalui postingannya di Instagram. Dia mengekspresikan pesan yang sangat memukau perasaan.

"Selamat jalan, Ayah! @raysahetapy. Kami selalu menghargai kenangan dari waktu kami bersama Anda. . ❤️ Mohon sampaikan salam kasih sayang dan rindu kepada Kak Gisca!" menulis Surya.

Mantannya yang bernama Dewi Yull pernah menjadi istrinya, mengekspresikan kesedihan melalui komentarnya pada postingan Surya tentang berita kematian Ray.

"Innalillahi wa Inna Illaihi Roji'un semoga Alm.diberi tempat indah di sisi Allah diterima segala amal baiknya," tulis Dewi.

Ray Sahetapy Wafat Setelah Berperangan Lawan Penyakit Stroke

Ray Sahetapy meninggal dunia dalam usia 68 tahun. Sebelum mengembuskan napas terakhir, Ray sempat berjuang melawan penyakit stroke sejak 2023.

Ray memulai kariernya di industri perfilman melalui film Gadis pada tahun 1980 yang disutradarai oleh Nya' Abbas Akup. Setelah itu, popularitasnya semakin meningkat dan mencapai puncak ketika ia berperan dalam film Noesa Penida, dimana namanya dicadangkan untuk mendapatkan penghargaan aktor terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) pada tahun 1989.

Baru-baru ini, Ray juga tampil dalam berbagai judul film terkenal antara lain Film Nagabonar Reborn dan Darah Daging pada tahun 2019, lanjutan dari Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 serta 100 Persen Halal di tahun 2020, kemudian ada Jin Khodam, dan yang paling baru adalah Kutukan Peti Mata rilisan tahun 2023.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Protest Erupts: Demonstrators Storm Education Ministry, Call for FUOYE VC's Suspension Over Sexual Harassment Claims