Pemuda Muhammadiyah Papua Barat Ingatkan Warga: Gunakan Sosmed dengan Bijak dan Verifikasi Informasi
UbiNews, FAKFAK - Pemuda Muhammadiyah di Papua Barat mendorong masyarakat supaya dapat berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan menekankan keharusan melakukan pengecekan pada informasi yang diterima.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Papua Barat, Imron Barawery, kepada UbiNews Di Fakfak, Papua Barat, Rabu (2/4/2025).
"Di kesempatan kali ini, kita diingatkan untuk bersikap tepat guna di media sosial dan jangan gampang terhasut oleh informasi yang ketepatannya masih diragukan," ujarnya.
Berhati-hati Dengan Tipu Online, Petugas Polsek Fakfak Kunjungi Area Umum untuk Mensosialisasikan Hal Ini
Unik dan Menggelitik, Inilah Koleksi Pantun Meminjam Uang Satu Ratus yang Sedang Populer di Media Sosial
Dikatakannya, provokasi di media sosial dapat muncul dalam berbagai bentuk dan seringkali memanfaatkan emosi untuk memicu reaksi negatif.
Oleh karena itu, sangat diperlukan verifikasi informasi sebelum menyampaikan respons lebih lanjut agar dapat mencegah penyebaran berita palsu, menghindari keributan, dan tetap menjaga ketentraman serta kestabilan situasi di wilayah tersebut, demikian penjelasannya.
Pesan ini disampaikannya dengan tujuan untuk membentuk lingkungan daring yang sehat danbertanggung jawab.
Khusus bagi masyarakat Kabupaten Fakfak, Imron Barawery juga mengingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang bertujuan menjatuhkan pemerintahan baru.
"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kondusivitas daerah, serta mendukung program-program pemerintah demi kemajuan Fakfak," tandasnya.
Belakangan ia melihat, ada beberapa akun palsu yang selalu memasukkan isu provokasi di sosial media.
"Lalu dari bahasa atau opini yang dibangun seakan-akan menjatuhkan pemerintahan yang baru," katanya.
Ia menyayangkan hal itu, sehingga harus menjadi perhatian semua pihak.
"Ketajaman dan kehati-hatian yang matang amat dibutuhkan untuk merespons perubahan-perubahan politik setelah pemilu di Fakfak," ujarnya.
(*)
Komentar
Posting Komentar