Perhatikan! Ini Dia Pengaruh Kurang Mengganti Minyak Rem Mobil, Harus Tahu!
UbiNews Sering disepelein, ini bahayanya jika minyak rem mobil kesayangan jarang diganti. Sering banget disepelein pemilik nih.
Iya, cairan rem kerap terabaikan dalam pemeriksaan.
Kebanyakan orang melihat jika volumenya masih aman berarti tidak butuh penggantian.
Sebenarnya sangat penting untuk mengecek dan menukar minyak rem dengan teratur.
Ada efek buruk yanh bisa dirasakan jika malas kuras minyak rem secara berkala.
"Minyak rem itu seharusnya memang dikuras dan diganti secara berkala," buka Sen Sen dari bengkel Senja Otomotive.
"Minyak rem yang enggak diganti secara berkala akan mengakibatkan pengereman bisa terganggu," tambahnya.
Minyak rem yang sudah terlalu lama berpotensi menghasilkan kandungan uap air di dalamnya.
Jika kadar uap air sudah terlalu banyak maka rem akan terasa keras jika diinjak.
Kondisi ini mempengaruhi rem menjadi kurang pakem.
Minyak rem yang sudah terlalu lama bisa dilihat dari warnanya yang keruh.
"Warna keruh ini menandakan minyak rem sudah menurun kemampuannya dan kadar uap air sudah sangat tinggi," jelas pria yang bengkelnya ada di Pulogebang, Jakarta Timur.
Jika mengikuti buku servis, minyak rem harus dikuras dan ganti baru setiap 40.000 km atau 2 tahun sekali.
Komentar
Posting Komentar