REAKSI CEPAT: Legenda Persebaya Putut Wijanarko meninggal pada Hari Kedua Idul Fitri

UbiNews| SURABAYA - Berita sedih lagi menghantui Persebaya Surabaya. Pada hari Selasa, tanggal 1 April 2025, salah seorang pemain legenda klub tersebut, Putut Wijanarko telah tiada.

Putut Wijanarko meninggal dunia di Surabaya, Selasa sore.

Kabar meninggalnya Putut Wijanarko juga disampaikan oleh putrinya, Safira Oktaivani Wijanarko, melalui media sosial X dengan akun @safiraoktvn.

"Innalillahi wa innalillahi rojiun, telah meninggal dunia ayah saya tercinta, Putut Wijanarko sore tadi di Surabaya, Jawa Timur dan Insyaallh akan langsung dimakamkan malam ini di Karang Pilang, Surabaya," demikian ditulis akun tersebut.

Putut Wijanarko yang akrab dipanggil Coach Putut meninggal dunia di usia 56 tahun.

Karier sepak bolanya dimulai pada tahun 1989 bersama Persebaya.

Di tim kebanggaan Arek-arek Suroboyo tersebut, Putut Wijanarko tampil sampai tahun 1993.

Setelah sempat bermain di Assyabaab Salib Group (ASGS), Putut Wijarnarko kembali bergabung dengan Persebaya pada 1995 hingga 1999.

Selanjutnya pada tahun 2000 hingga 2001 dia bermain untuk Persela Lamongan, lalu bergabung dengan Persid Jember pada tahun 2002 hingga 2005, dan terakhir bermain untuk Persipro Probolinggo pada tahun 2005-2007.

Selain itu, dia juga pernah memperkuat Timnas dalam Piala Kemerdekaan pada tahun 1992, Sea Games Singapura pada tahun 1993, Pra Piala Dunia Qatar pada tahun 1994. Dia juga membela Persebaya Saat bermain di Piala Champion Asia di Korsel.

Setelah gantung sepatu, Putut Wijanarko menjalani karir sebagai pelatih sepakbola.

Dia pernah menjadi pelatih utama Persipro Probolinggo di divisi 1, pelatih utama PSBI Blitar, Persid Jember, Persinga ngawi, Persibas Banyumas, serta pernah menjadi asisten pelatih Bhayangkara Surabaya United pada 2016.

Yang terakhir, ia dikenal sebagai pelatih utama untuk Persigo Semeru FC.

(eben haezer/UbiNews)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Protest Erupts: Demonstrators Storm Education Ministry, Call for FUOYE VC's Suspension Over Sexual Harassment Claims