Shell Menjual Kilang Singapura kepada Konsorsium Chandra Asri dan Glencore

JAKARTA, UbiNews - PT Shell Singapura Raksasa Energi Inggris, Shell Singapore Pte Ltd (SSPL), sudah mengakhiri penjualan fasilitas kilang Shell Energy and Chemicals Park (SECP) ke CAPGC, sebuah perusahaan kerjasama antara Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) serta Glencore Asian Holdings Pte Ltd.

Dilansir dari Upstream , Rabu (2/4/2025), CAPGC diumumkan sebagai pemenang pada bulan Mei tahun sebelumnya usai mengikuti serangkaian lelang yang ketat.

belum ada jumlah spesifik yang di tentukan untuk perjanjian itu, namun sumber dari dalam industri mengestimasi nilai sekitar 1 miliar dolar amerika serikat.

Penjualan aset yang dilakukan oleh anak perusahaan Shell di Singapura sesuai dengan strategi perusahaan utama dalam mengoptimalkan lini bisnis bahan kimianya dan produk-produk lainnya.

Shell masih bertekad untuk mendukung Singapura melalui peranannya sebagai kawasan strategis utama dalam bidang pemasaran dan perdagangan regional milik Shell.

Perdagangan itu terjadi lewat pembelian saham di Aster Chemicals and Energy, sebuah perusahaan yang berbasis di Singapura dan sepenuhnya dikuasai oleh SSPL.

Karyawan dari Shell Energy and Chemicals Park Singapore akan terus melakukan tugasnya di perusahaan Aster Chemicals & Energy yang kini berada dalam naungan pemilik baru.

Ini menciptakan kelancaran untuk staf serta mendukung ketersediaan dan keamanan operasi jangka panjang.

Perusahaan raksasa dalam sektor ini tetap memenuhi permintaan energi Singapura lewat diversifikasi usahanya yang mencakup berbagai jenis barang energi, seperti halnya penyediaan dan transaksi gas alam cair.

Sebaliknya, Shell juga terus memperluas jangkauannya di sektor ritel dan menanamkan modal pada fasilitas pengisian baterai untuk mobil sesuai dengan perubahan struktural kota tersebut.

Berikut ini adalah detailnya: CAPGC adalah sebuah perusahaan patungan di mana sebagian besar sahamnya dikendalikan serta dikelola oleh Grup Chandra Asri. Saham perusahaan juga dimiliki oleh Glencore lewat setiap badan usaha milik mereka sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Protest Erupts: Demonstrators Storm Education Ministry, Call for FUOYE VC's Suspension Over Sexual Harassment Claims