Stok BBM Aman Lebaran, Wagub Bengkulu Himbau Warga Hindari Panic Buying

Laporan Oleh Jurnalis Ubinews, Jiafni Rismawarni

UbiNews, BENGKULU - Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Mian mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan di stasiun pengisian bensin terdekat saat menyambut liburan Lebaran tahun 2025 ini.

Dia secara pribadi menegaskan agar distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bengkulu tepat sasaran. Dengan begitu, tak ada pihak yang dapat mengambil keuntungan dari situasi tersebut. Dia pun bertanggung jawab untuk menjaga kelancaran pasokannya.

"Masyarakat diminta agar tidak melancarkan tindakan panic buying dengan menghabiskan stok bahan bakar minyak di station pengisian bahan bakar," ujar Mian, Rabu (2/4/2025).

Wakil Gubernur Mia mengingatkan untuk memastikan bahwa staf SPBU tidak merespon permintaan bahan bakar minyak dalam jumlah besar yang bisa menyebabkan ketidaktenangan publik.

"Tetapi yang lebih utama, petugas SPBU juga perlu taat aturan dan tidak boleh memberikan kelonggaran kepada para pembeli yang berniat membeli dalam jumlah besar," jelas Mian.

Politikus dari PDI Perjuangan tersebut juga menekankan pada Pertamina untuk mengimplementasikan pembatasan penjualan BBM dalam volume yang besar.

Untuk mempertahankan kestabilan pasokan di Bengkulu, tindakan ini pun telah disesuaikan dengan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, guna mengeluarkan surat edaran yang melarang SPBU melakukan pelayanan penjualan dalam jumlah besar.

"Pada saat ini, Pertamina sudah mempersiapkan opsi pendistribusian ekstra lewat rute darat dari Mukomuko serta Teluk Bayur," jelas Mian.

Mian menyatakan bahwa langkah tersebut juga bertujuan meredakan ketakutan publik yang disebabkan oleh pengendapan saluran di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, baru-baru ini. Hal itu bahkan sempat berkaitan dengan keterlambatan penyediaan bahan bakar minyak (BBM) di Bengkulu.

Pihaknya mengonfirmasi bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bengkulu telah mencapai tingkat keamanan 100 persen. Sebab, Pertamina melaporkan ada kenaikan stok BBM di wilayah tersebut sebesar 70 persen.

Di samping itu, pembenahan pun dikerjakan di Dermaga Pulau Baai agar proses pendistribusian bahan bakar minyak dapat terus berlangsung tanpa hambatan. Pertamina sudah meningkatkan pasokan bahan bakar minyak dari daerah Lampung, Sumatra Selatan, serta Sumatera Barat sehingga keadaan pengiriman di Bengkulu menjadi lebih stabil.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Protest Erupts: Demonstrators Storm Education Ministry, Call for FUOYE VC's Suspension Over Sexual Harassment Claims